KPU Kalbar: Kartius-Pensong Tak Penuhi Syarat Maju Pilgub Kalbar 2018

Pontianak, thetanjungpuratimes.com – Setelah melakukan verifikasi terhadap jumlah dan sebaran dukungan perbaikan yang diserahkan bakal pasangan calon Kartius dan Pensong. Komisi Pemilihan Umum (KPU) Provinsi Kalimantan Barat menetapkan bakal pasangan calon Gubernur dan Wakil Gubernur Kalimantan Barat Tahun 2018 dari jalur perseorangan tersebut tidak memenuhi syarat.

Sebelumnya, pada Rapat Pleno Terbuka Rekapitulasi Dukungan Bakal Pasangan Calon Perseorangan dalam Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur Kalimantan Barat Tahun 2018 yang telah dilakukan sebelumnya, KPU Provinsi Kalimantan Barat menetapkan 356.608 dukungan serta menambah jumlah kekurangan sebaran dukungan yaitu 2 kabupaten/kota yang harus diserahkan oleh Bakal Pasangan Calon perseorangan pada masa penyerahan perbaikan 18 sampai 20 Januari 2018.

“Setelah dilakukan verifikasi administrasi jumlah minimum dukungan perbaikan dan sebaran dukungan bakal pasangan calon perseorangan, KPU Provinsi Kalimantan Barat jumlah dukungan dalam formulir Model B.1-KWK Perseorangan Perbaikan berjumlah 283.180, untuk jumlah lampiran fotokopi KTP Elektronik atau Surat Keterangan, lampiran Model B.1-KWK Perseorangan Perbaikan sejumlah 258.078 pendukung. Berdasarkan Hasil Penelitian dukungan tersebut maka Bakal Pasangan Calon atas nama Kartius dan H. Pensong tidak memenuhi syarat karena mencapai jumlah kekurangan dukungan sebanyak 356.608,” tutur Ketua KPU Provinsi Kalimantan Barat, Umi Rifdiyawaty, Senin (29/1).

Dirinya mengatakan, pada Minggu (21/01), KPU Provinsi Kalimantan Barat telah menetapkan bahwa bakal pasangan calon jalur perseorangan tidak memenuhi syarat dukungan sehingga tidak lagi dilanjutkan ke tahapan berikutnya yaitu verifikasi administrasi dan faktual terhadap dukungan dan KPU Provinsi masih menunggu apakah bakal pasangan calon tersebut menggunakan haknya untuk bersengketa di Bawaslu Provinsi.

“Berdasarkan hal tersebut, praktis saat ini hanya tinggal 3 bakal pasangan calon yang terlebih dahulu harus ditetapkan sebagai pasangan calon untuk dapat berpartisipasi dalam pelaksanaan Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur Kalimantan Barat Tahun 2018,” pungkasnya.

(R/Sukardi/Faisal)

Related Posts