Kejari Pontianak Musnahkan Barang Tanpa Izin Edar dan Narkotika

Pontianak, thetanjungpuratimes.com – Kejaksaan Negeri (Kejari) Pontianak memusnahkan barang bukti hasil putusan perkara tindak pidana di Pengadilan Negeri Pontianak berupa farmasi tanpa izin edar, narkotika dan pangan.

Pemusnahan barang bukti ini dilakukan di halaman Kejari Pontianak, Jalan KH Ahmad Dahlan, pada Rabu (31/1), yang disaksikan oleh BBPOM Pontianak, BNN, dan Kepala Pengadilan Negeri Pontianak.

Kepala Kejari Pontianak, Refli, mengatakan pihaknya sebagai eksekutor melaksanakan keputusan pengadilan, setelah ada putusan inkrah, barang bukti segera dimusnahkan.

“Kita tidak main-main, bahwa betul-betul dimusnahkan, lebih cepat lebih baik. Kalau sudah putusan inkrah, satu minggu setelah putusan itu segera dimusnahkan. Lebih-lebih itu narkoba,” katanya.

Barang Bukti dimusnahkan dengan cara dibakar, kemudian untuk barang bukti berupa Sabu dimusnahkan dengan cara dilarutkan ke dalam air.

Kejari Pontianak memusnahkan narkotika jenis Sabu dengan berat bruto 384,9997112 gram sebanyak 79 perkara, dan ekstasi berat netto 57 butir sebanyak tujuh perkara.

Kemudian barang bukti farmasi tanpa izin edar, di antaranya 2.906 botol kosmetik merek RD, 1.647 dus dan 161 pensil alis, minuman kesehatan Halimun, masker wajah, sabun temulawak, lipstik dan maskara, yang seluruhnya berjumlah 447 pcs.

“Barang bukti pangan tanpa izin edar 38 kotak daging Sapi, 1.888 kotak sambal, 539 kotak kecap, 20 kotak sosis, 32 krat minuman yeos,” pungkasnya.

(Sukardi/Faisal)

Related Posts