Pencegahan dan Penanggulangan Karhutla akan Diatasi Secara Terpadu

Pontianak, thetanjungpuratimes.com – Panglima Kodam XII Tanjungpura, Mayor Jenderal TNI Achmad Supriyadi, mengatakan hasil dari rapat koordinasi pencegahan dan penanggulangan kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) di Aula Makodam XII/Tpr, pada Senin (19/2), diharapkan adanya upaya tanggap darurat dari berbagai instansi terkait.

“Kesimpulannya karhutla ini akan diatasi secara terpadu, oleh TNI, Polri, Manggala Agni, Pemda dan swasta,” ujarnya.

Dirinya menyebutkan, Kalbar untuk saat ini ada perubahan cuaca, yang dimulai bulan Februari ini, oleh karena itu diharapkan dari rakor ini ada pernyataan tanggap darurat.

“Sehingga kita bisa mendapatkan bantuan dari BNPB khususnya helikopter, serta mencegah masyarakat membakar,” ujarnya.

Kapolda Kalbar, Irjen Pol Didi Haryono, mengatakan asap dari kebakaran ini sangat mengganggu sekali, baik kesehatan, transportasi, maupun pertumbuhan ekonomi, terutama di wilayah Kalbar.

“Untuk itu rakor ini untuk mengantisipasi, mencegah dan mengatasi serta menanggulangi agar bisa menghilangkan atau setidaknya mengurangi dampak ditimbulkan oleh karhutla ini.

Dirinya mengimbau kepada seluruh warga Kalbar saat membuka lahan agar tidak membakar lahan. Menurutnya ada cara untuk membuka lahan tanpa membakar, masing-masing daerah sudah diberikan metodenya.

“Kemudian agar warga yang mengetahui oknum masyarakat yang melakukan pembakaran, karena 99 persen, Karhutla ini adalah dibakar dan itu melanggar aturan hukum, sehingga serahkan kepada pihak berwajib untuk diproses dan ancamannya sekitar 10 tahun penjara dan Rp10 Miliar denda, karena mereka membakar untuk kepentingan pribadi tanpa memikirkan dampaknya,” ujarnya.

Pj Gubernur Kalbar, Dodi Riyadmadji memperingatkan kepada semua, tentang bahaya kebakaran, terutama Karhutla, karena kebiasaan masyarakat di Kalbar untuk perkebunannya berpindah-pindah.

“Jadi memang asam itu bisa menjadi pupuk pada saat dibakar. Jadi otomatis setelah dibakar, ditanami jagung dan lainnya menjadi subur. Oleh karena itu, inilah yang kita ingatkan kemungkinan nanti ada program terobosan dari Pangdam dan Kapolda, mudah-mudahan kalau responnya bagus akan dilanjut,” ujarnya.

(Sukardi/Faisal)

Related Posts