Pasca Sarjana Fakultas Ekonomi dan Bisnis Untan Kembali Meluluskan Lima Doktor Baru

Thetanjungpuratimes.com – Program Studi Doktor Ilmu Ekonomi (PSDIE) dan Program Studi Doktor Ilmu Manajemen (PSDIM) Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) Universitas Tanjungpura (Untan) kembali meluluskan lima orang Doktor yang akan di yudisium pada 11 Juli 2019 . PSDIE dan PSDIM merupakan Program Doktor pertama di Universitas Tanjungpura  yang berdiri Tahun 2016 dan terakreditasi B berdasarkan keputusan BAN-PT No. 701/SK/BAN-PT/Akred/D/III/2018 untuk PSDIE dan terakreditasi B berdasarkan keputusan BAN-PT No. 1051/SK/BAN-PT/Akred/D/IV/2019 untuk PSDIM. PSDIE memiliki konsentrasi Ekonomi Regional dan Perbatasan, sementara PSDIM memiliki konsentrasi Manajemen Pemasaran, Manajemen SDM, dan Manajemen Keuangan.

Program Studi Doktor Ilmu Ekonomi FEB memiliki konsentrasi Ekonomi Regional dan Perbatasan, sedangkan Program Studi Doktor Ilmu Manajemen FEB Saat ini Program Studi Doktor Ilmu Ekonomi FEB telah meluluskan 1 orang pada tahun 2018. Ada lima orang yang akan di yudisium pada 11 Juli 2019 oleh Rektor Untan Prof. Garuda Wiko, dua dari PSDIE dan tiga dari PSDIM. Para lulusan ini juga telah berhasil menerbitkan disertasi mereka dalam bentuk artikel yang terbit pada jurnal internasional terindeks. Untan berharap dengan adanya lulusan program doktor ini akan memperkuat posisi Untan yang telah meraih akreditasi A tahun 2019 ini.

Adapun nama-nama lulusan Program Doktor tersebut adalah 1) Lianto, dengan judul disertasi Pengaruh Workplace Spirituality, Engagement Self-Efficacy, dan Person-Organization Fit terhadap Employee Engagement Melalui Mediasi Exchange Ideology pada Credit Union di Kalimantan Barat; 2) Giriati, dengan judul disertasi Prediksi Model Turnaround di Indonesia dengan Penerapan Organization Change Theory pada Perusahaan yang Terdaftar di Bursa Efek Indonesia; 3) Sulistiowati, dengan judul disertasi Praktik Manajemen Sumber Daya Manusia Berorientasi Pengetahuan, Self Efficacy dan Person-Job Fit, Dampaknya terhadap Employee Engagement dan Perilaku Berbagi Pengetahuan; 4) Jumhur, dengan judul disertasi Determinan Pengangguran di Indonesia dengan Pertumbuhan Ekonomi sebagai Variabel Antara; dan 5) Sri Kurniawati, dengan judul disertasi Konvergensi Pendapatan Wilayah dan Fiskal di Kalimantan.

Ketua PSDIE Dr. Meiran Panggabean bersama Sekretaris PSDIE Dr. Erni Panca Kurniasih serta Ketua PSDIM Dr. Ramadhania berharap para lulusan program doktor dapat membrikan kontribusi yang nyata dalam memanfaatkan ilmunya baik di lingkungan kerja internal maupun dalam pengabdian kepada masyarakat.

Menurut dekan FEB Untan Dr.Jamaliah SE, MSi, sasaran jangka pendek baik PSDIE maupun PSDIM adalah peningkatan kualitas lulusan yang kompetitif pada tingkat nasional. Strategi yang digunakan adalah dengan penggunaan teknologi informasi melalui sistem informasi SIAKAD sehingga proses perencanaan, monitoring dan evaluasi proses belajar mengajar menjadi lebih efisien, efektif, transparan dan akuntabel. PSDIE dan PSDIM juga dituntut untuk menyelenggarakan dan mengikuti berbagai kegiatan lokakarya serta seminar secara kontinyu baik lokal, nasional maupun internasional. Selain itu pembaharuan kurikulum dan realisasi pembelajaran sesuai dengan Kerangka Kualifikasi Nasional Indonesia (KKNI) serta mendorong mahasiswa aktif terlibat sebagai narasumber dalam konferensi atau seminar internasional.

Menurut Ketua PSDIM Dr.Ramadhania sasaran jangka menengah dari program pasca FEB adalah peningkatan kualitas lulusan yang kompetitif pada tingkat ASEAN. Hal ini diwujudkan melalui penyelenggarakan kerjasama penelitian dengan instansi dalam dan luar negeri. Selain itu untuk meningkatkan kualitas pelaksanaan pembelajaran maka program pascasarjana FEB Untan  mengikuti akreditasi internasional ABEST 21 (The Alliance on Business Education and Scholarship for Tomorrow, 21st Century Organization) dan mengajukan sertifikat penjamin mutu pendidikan internasional dari UCAS (Universities & Colleges Admission Service).

 

Related Posts