Isi Kuliah Umum di Prodi Pendidikan Kimia, FKIP Untan, Prof Thamrin Usman Paparkan Peranan Kimia di Era Revolusi Industri 4.0

Pontianak, thetanjungpuratimes.com – Saat mengisi kuliah umum di Prodi Pendidikan Kimia, FKIP Universitas Tanjungpura (Untan), Guru Besar bidang Kimia Untan , Prof. Dr. Thamrin Usman, DEA mengatakan bahwa Ilmu Kimia memiliki peranan yang sangat penting dan mengalami perkembangan dari masa ke masa termasuk di Era Revolusi Industri 4.0. Mantan Rektor Universitas Tanjungpura Periode 2014-2019 ini menjadi Narasumber dalam kuliah umum dengan tema “Kimia dalam Kehidupan di Era Revolusi Industri” yang digelar di Aula FKIP Untan pada Kamis (28/8/2019).

Hadir pula dalam kegiatan ini, Dekan FKIP Dr. Martono, M. Pd dan Wakil Dekan 1 Dr. Hairida, M. Pd.

Dalam pemaparan materinya, sosok yang juga merupakan peneliti handal ini menjelaskan bahwa potensi sumber daya alam yang dimiliki oleh Kalimantan Barat sangat berlimpah seperti gas CO2 dan Metan di batas Natuna-Sambas, Bauksit di Ketapang, Zeolit di Singkawang dan lain-lain. Eksplorasi terhadap sumber daya ini perlu dikelola sedemikian rupa agar memberi kemanfaatan bagi masyarakat. Ilmu kimia dalam era teknologi memiliki peranan penting dalam proses ini agar tidak memberi efek negatif bagi lingkungan. Perkembangan teknologi membuat hidup menjadi mudah. Oleh karena itu, diharapkan mahasiswa memiliki kemampuan berfikir kritis dalam mengikuti dan memanfaatkan perkembangan peranan ilmu kimia agar hidup ini tidak monoton dan menghadirkan kedamaian di bumi.

Kuliah umum yang diselenggarakan Kamis, 28 Agustus 2019 ini dihadiri sebagian besar oleh mahasiswa baru dan mahasiwa angkatan sebelumnya. Antusias mahasiswa sangat tinggi dalam mengikuti kuliah tamu ini. Waktu kuliah umum yang terbatas hingga hanya dibatasi enam pertanyaan yang diajukan kepada Prof. Dr. Thamrin terkait dengan kimia dalam kehidupan sehari-hari dan perkembangan teknologinya.

Pesan dari Prof. Thamrin kepada mahasiswa program studi Pendidikan Kimia agar kimia tidak menjadi momok, maka sebagai mahasiswa calon guru kimia, minimal dapat menguasai materi kimia dan dapat menyampaikannya dengan cara yang menarik (fun chemistry).(melz)

Related Posts