FISIP Untan Adakan Seminar Wujudkan Desa Mandiri di Kalbar

FISIP Untan Adakan Seminar Wujudkan Desa Mandiri di Kalbar

Pontianak, thetanjungpuratimes.com- Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Tanjungpura (FISIP Untan) bekerja sama dengan Pemerintah Provinsi Kalbar, Kodam IX Tanjungpura dan Polda Kalbar menyelenggarakan seminar terkait peningkatan desa mandiri di Kalimantan Barat.

Seminar  bertema “ Dimensi ketahanan  Masyarakat dengan pemeliharaan keamanan dan ketertiban Masyarakat yang kondusif dalam terwujudnya desa mandiri”, diselenggarakan di Gedung Rektorat Untan pada Rabu (22/1/2020).

Gubernur Kalbar, Sutarmidji yang diwakili Asisten II Setda Pemprov Kalbar Sy Kamaruzaman menyampaikan ada tiga Kabupaten di Kalbar yang sudah bebas dari desa sangat tertinggal yaitu Mempawah, Sanggau dan Kayong Utara.

“Di seluruh Indonesia saat ini hanya ada 834 desa mandiri, 86 diantaranya dari Kalbar yang berarti lebih dari 10 persen desa mandiri berasal dari Kalbar,” ujarnya.

Kapolda Kalbar, Irjen Pol Didi haryono menyampaikan di Tahun 2019-2020 program Polda Kalbar yaitu “Polsek Sebagai Lini Terdepan Harkamtibmas” mempunyai lima fokus kerja untuk mendukung program desa mandiri Gubernur Kalbar. Pertama bagaimana membangun pos kamling, Kedua membangun keamanan lingkungan secara modern yang bersinergi dengan masyarakat setempat, Ketiga membantu mengatasi permasalahan sosial masyarakat desa, Keempat mendeteksi dini pencemaran lingkungan dan Kelima mendeteksi bencana alam.

Sementara itu, Rektor Untan, Prof. Dr. Garuda WIko, S.H, M.Si,  FCBArb sangat mengapresiasi pencapaian yang diraih Gubernur Kalbar Sutarmidji. Ia menyampaikan bahwa Untan siap membantu Pemerintah Provinsi Kalbar dalam mencapai target penambahan desa mandiri di Kalbar.

Pada seminar ini hadir Rektor Untan, Prof. Dr. Garuda WIko, S.H, M.Si,  FCBArb,  Kapolda Kalbar, irjen Pol Didi Haryono, Pangdam IX Tanjungpura, Mayor Jendral TNI Muhammad Nur Rahmad, Asisten II Setda Pemprov Kalbar Sy Kamaruzaman mewakili Gubernur Kalbar, para akademisi dan Forkopimda Kalbar serta para mahasiswa.

Pada seminar tersebut dihadirkan pembicara dari berbagai aspek yang membahas dari sudut pandang pemerintah daerah, pertahanan keamanan, dan akademisi dari sisi sosial, ekonomi dan lingkungan hidup.

(Agus)

Related Posts