Memanfaatkan TikTok Sebagai Digital Marketing Dalam Bisnis Online

screenshot tiktok

Digital marketing merupakan senjata baru di dunia marketing yang mulai berkembang pesat beberapa tahun belakangan ini, dimana segala jenis kegiatan promosi dilakukan dengan menggunakan media elektronik. Maraknya penggunaan digital marketing sendiri baru populer beberapa tahun terakhir seiring dengan meningkatnya jumlah pengguna smartphone. Fenomena ini menjadi peluang tersendiri di dunia marketing. Sebab, dunia digital menjadi pasar yang menjanjikan. Maka dari itu, rasanya sangat tertinggal ketika bisnis tidak dipromosikan melalui media digital. Jika melihat karakteristik konsumen modern yang ada saat ini, tidak diragukan lagi bahwa pendekatan strategi pemasaran digital menjadi sesuatu yang sangat layak dipertimbangkan.

Untuk saat ini bisa dikatakan hampir setiap pelaku usaha menggunakan konsep digital marketing untuk memasarkan produk mereka. Semua strategi tersebut bisa dilakukan secara independen atau bisa juga dengan menggunakan jasa digital marketing. Saat ini cukup banyak platform yang mendukung strategi digital marketing ini, diantaranya adalah TikTok. Aplikasi dengan 800 juta pengguna aktif ini menjadi salah satu sumber video dan meme viral terbesar di internet. TikTok juga telah diunduh oleh sekitar 1.5 miliar pengguna di Google Playstore dan Apps Store sehingga dapat dimanfaatkan oleh brand untuk melakukan strategi marketing. Selain itu Tik Tok juga meraih Peringkat 1 dalam AppsFlyer Growth Index 2020 sebanyak 2 kali berturut-turut Tingginya minat dan cepatnya persebaran konten dari TikTok ke seluruh platform media sosial ini menjadi daya tarik tersendiri dalam dunia marketing online. dari sini kita dapat berasumsi bahwa TikTok memiliki potensi besar to be the next instagram, dan tentu saja, alat selanjutnya untuk menyebarkan kesadaran merek suatu produk. Jika Anda menggunakan TikTok dengan benar, Anda dapat memperkenalkan bisnis atau produk Anda kepada khalayak luas.

Pada awalnya TikTok lebih banyak menghadirkan konten hiburan dan permainan saja, namun saat ini sudah mulai digunakan dalam menyebarkan suatu produk dan bagi sebagian orang, ini mungkin sepertinya hanya aplikasi video sinkronisasi bibir untuk remaja, tapi ternyata jauh lebih dari itu. Tentu saja, TikTok bukan platform yang tepat untuk semua jenis bisnis. Anda bisa memperkenalkan produk dan bisnis Anda jika target marketnya adalah remaja hingga orang usia 24 tahun. Data rate portal menyebutkan bahwa 41% pengguna TikTok adalah pra remaja, remaja dan dewasa muda (antara 16-24 tahun) dan mereka adalah audiens yang sempurna untuk pemasaran TikTok dan yang jelas adalah pemasaran yang potensial bagi sebuah produk. Remaja di usia 14-18 tahun secara alami lebih memiliki kecenderungan sifat konsumtif dibandingkan dengan usia yang lebih tua. Pastikan bahwa brand/produk yang ditawarkan sesuai dengan karakteristik usia tersebut.

Dibandingkan dengan kebutuhan, remaja membeli barang karena mereka menginginkannya. Selain itu, sebagian besar pengguna media sosial adalah pra remaja dan remaja yang memiliki minat tinggi dan akses yang cukup sustain dalam jejaring sosial. Daripada memilih untuk menjadi platform plin-plan yang berusaha keras untuk menjangkau audiens yang lebih luas, TikTok mencoba langkah berani dan lebih memilih untuk mengoptimalkan fitur mereka untuk audiens yang lebih spesifik yang masih remaja.

Sebelum menggunakan TikTok sebagai sarana digital marketing dalam bisnis online Anda,  ada baiknya pelajari strategi dan tips agar bisa memaksimalkan potensi dari platform Tik Tok sebagai media promosi, diantaranya :

  1. Pelajari platform TikTok

Mempelajari platform adalah cara termudah beradaptasi pada aplikasi yang baru saja Anda install. Apalagi jika Anda tertarik untuk promosi bisnis online menggunakan TikTok. Biasanya kebanyakan orang masih meraba-raba kegunaan dan manfaat penggunaan TikTok. Untuk menghindari dijauhi oleh pengguna di TikTok, Anda perlu mempelajari platform. Dengan mempelajari jenis konten apa yang berfungsi pada TikTok dan bagaimana berinteraksi dengan orang lain di platform, bisnis Anda dapat masuk ke dalam budaya secara alami. TikTok berisi konten yang menyenangkan dan menarik secara visual. Aplikasi ini bukan tempat untuk promosi penjualan yang serius. TikTok digunakan terutama oleh orang-orang antara usia 16 dan 24, menurut Global Web Index. Jadi jika target market Anda adalah remaja dan ingin terhubung dengan mereka menggunakan cara yang kreatif, TikTok adalah cara yang tepat.

  1. Buat konten seru dan menyenangkan

Semua konten di TikTok adalah tentang kesenangan dan kreativitas. Inilah saatnya untuk membuat konten mengenai produk maupun bisnis online yang menyenangkan dan kreatif. Membuat konten mengenai produk itu sendiri adalah salah satu cara termudah dan paling murah untuk mempromosikan bisnis Anda di TikTok. Konten yang baik akan selalu mampu menarik perhatian hingga mampu mengubah pengunjung menjadi pelanggan. Oleh karena itu, buatlah konten yang sekreatif mungkin yang berhubungan dengan tren terkini dan strategi konten yang matang.

  1. Meluncurkan challenge hashtag

Cara lain untuk mempromosikan bisnis Anda di TikTok adalah dengan membuat challenge hashtag. Challenge hashtag adalah tantangan khusus pengguna TikTok untuk membuat atau mereka ulang konten dan menambahkan hashtag bermerek Anda di dalamnya. Konten video TikTok bergantung pada hashtag untuk katalog dan pencarian sesuai judul. Melalui menu Discover, video akan diurutkan sesuai dengan hashtag yang trending. Penggunaan hashtag ini akan membantu Anda meluaskan penyebaran konten pemasaran bisnis. Gunakan hashtag spesifik, menarik, mudah diingat dan tidak terlalu populer agar konten bisnis Anda mendapat spotlight. Pilihlah hashtag yang relevan dengan brand anda saja, jangan gunakan hashtag terlalu banyak seperti di Instagram. Selalu pantau tren apa yang sedang ramai dicoba oleh pengguna. Namun, seperti tren internet lainnya, tren hashtag TikTok juga berubah dengan cepat. Maka dari itu, Anda harus tetap update dengan semua perubahannya. Dengan angka pengguna yang terus meningkat, brand-brand dunia juga mulai melirik TikTok untuk mempromosikan produknya. Tengok saja Coca-Cola dengan challenge TikToknya bertagar #ShareaCoke, yang menghasilkan 900,000 video dari para audiens yang dilihat hingga 200 juta kali. Berbagai nama besar dari industri yang berbeda seperti Nestle, Nike, Fenty Beauty, Apple Music hingga Disney dan Warner Bros. pun sudah mulai memanfaatkan TikTok dalam promosinya.

  1. Kolaborasi dengan influencer TikTok

Influencer dari aplikasi TikTok mungkin belum sebesar di media sosial seperti Instagram dan YouTube, tapi bekerja sama dengan mereka dapat memperluas jangkauan Anda di TikTok. Generasi Z biasanya menentang apapun yang terlihat seperti iklan tradisional. Jadi, bekerja dengan influencer TikTok benar-benar dapat membantu Anda membuat koneksi dengan generasi pengguna tersebut. Untuk menemukan influencer yang tepat untuk bisnis Anda, Anda dapat mencari secara online melalui pengecekan bio mereka. Para influencer itu biasanya menaruh nama brand lain, membuat konten dengan tema yang sedang trending, dan lain sebagainya. Membangun hubungan baik dengan influencer yang punya audience sesuai target market Anda menjadi cara lain untuk meningkatkan penjualan bisnis online di TikTok. Namun jangan lupa untuk terus bangun reputasi dengan konten berkualitas. Ajak influencer untuk share dan buat review produk atau jasa usaha Anda.

  1. Sering posting video

Selain sering berinteraksi dengan followers, Anda juga bisa meningkatkan penjualan bisnis online di TikTok Anda dengan sering membuat posting. TikTok memberi penghargaan bagi akun yang sering buat konten di akunnya. Semakin banyak posting dengan beragam topik dan hashtag, semakin luas juga persebaran konten Anda.

  1. Buat video menarik dengan description yang jelas

Seperti Instagram, TikTok mempunyai batas durasi video maksimal 1 menit. Durasi terbatas ini perlu Anda manfaatkan dengan baik, jangan hanya buat posting video iklan saja. Sampaikan nilai-nilai tertentu dalam tiap konten supaya menarik dan diminati target pemasaran Anda.

  1. Manfaatkan iklan TikTok

Diawal kemunculan, TikTok tidak memiliki iklan. Namun sekarang ini, Anda semakin mudah mendapati iklan berbayar. Iklan berbayar ini telah berjalan sejak awal tahun 2019.  Di TikTok, ada 4 jenis iklan yang perlu Anda ketahui yaitu : Konten Asli, Penyebutan Brand, Challenge Hashtag, dan Lensa Brand.

Memiliki strategi pemasaran merupakan salah satu hal terpenting dalam menjalani bisnis. Sejatinya penerapan strategi pemasaran STP (Segmenting, Targeting, and Positioning) baik bisnis konvensional maupun bisnis online tidak memiliki perbedaan yang siginifikan. Hanya saja bisnis online biasanya memiliki strategi pemasaran STP yang lebih kompleks dan lebih dinamis sehingga efektivitas strategi dapat dikontrol. Pada penerapannya, implementasi dari strategi pemasaran Segmenting Targeting Positioning (STP) sebenarnya cukup sederhana. Hal ini menyangkut pada perencanaan, tindakan dan pengaplikasian pemasaran dari produk yang akan dipasarkan dengan terlebih dahulu menganalisis keadaan umum perusahaan baik internal maupun eksternal. Begitu pula dengan meningkatkan penjualan bisnis online melalui TikTok. Segala hal perlu Anda pertimbangkan dan disesuaikan dengan target pemasaran Anda. Kenali juga perilaku pelanggan Anda dan apa saja yang sedang mereka butuhkan saat ini. inilah saatnya Anda mulai memanfaatkan TikTok bukan hanya untuk seru-seruan saja tapi juga untuk mempromosikan bisnis. TikTok yang dimanfaatkan dengan tepat bisa menjadi sebuah sarana promosi bagi produk atau jasa Anda. Basis pengguna yang sangat banyak bisa menjadi sebuah peluang yang harus bisa Anda manfaatkan. Dengan menyusun dan menerapkan strategi bisnis yang tepat, maka kesuksesan akan mudah Anda raih.

Penulis : Eva Novianti Hestivera, Mahasiswi Program Magister Manajemen, Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Tanjungpura (FEB Untan)

Related Posts