Guru SMP dan SMA Sungai Kakap Ikuti Workshop Pembelajaran daring Berbasis “STEAM”

Dosen FKIP UNTAN Kenalkan Pembelajaran daring Berbasis STEAM kepada Guru Sekolah Sungai Kakap1

Sebanyak 40 guru SMP – SMA dan Kepala sekolah di sungai Kakap, Kabupaten Kubu Raya mengikuti kegiatan workshop pembelajaran daring Berbasis “STEAM” pada Rabu (8/09/2021).

Pemateri pada workshop ini yaitu Dosen Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Tanjungpura (FKIP UNTAN) yaitu Dr.  Y. Gatot Sutapa Y.  M. Pd dan Dwi Riyanti, MA. Ph. D.

Dr.  Y. Gatot Sutapa Y.  M. Pd menyampaikan bagi pemangku sekolah, kegiatan ini untuk menciptakan kondisi kolaboratif sehingga proses pembelajaran bisa difasilitasi secara bersama dalam ranah tanggung jawab yang sama.

“Guru dan pemangku sekolah bisa bekerja bareng dalam sebuah Team work yang mengkondisikan ekosistem students well-being”, ungkap Dosen Bahasa Inggris FKIP UNTAN.

Ia menegaskan semangat menghidupkan kurikulum yang berorientasi pada capaian pembelajaran Bahasa Ingris yang maksimal,  pelatihan ini mampu memberikan kontribusi positif,  inspirasi inovatif dan pembelajaran yang integratif.

Dosen FKIP UNTAN Kenalkan Pembelajaran daring Berbasis STEAM kepada Guru Sekolah Sungai Kakap2

“Kecepatan teknologi bisa digunakan untuk percepatan komprehensifitas pendidikan yang memanusiakan dan mampu survive”, ungkapnya.

Lebih lanjut Dosen Pendidikan Bahasa Inggri FKIP UNTAN ini mengatakan peserta menghendaki kegiatan seperti ini bisa dijadwalkan secara berkesinambungan. Dengan demikian,  update dan pengembangan profesi dapat terus dilakukan.

Dosen FKIP UNTAN Kenalkan Pembelajaran daring Berbasis STEAM kepada Guru Sekolah Sungai Kakap

Metode pembelajaran daring Berbasis STEAM ini dikenal sebagai metode pembelajaran terapan yang menggunakan pendekatan antara ilmu. STEAM mencakup disiplin ilmu Science (Sains), Technology (Teknologi), Engineering (Teknik), Arts (Seni), dan Mathematics (Matematika). Sistem pendidikan ini banyak digunakan di Amerika Serikat. Aplikasi STEAM biasanya dibarengi dengan pembelajaran aktif dan berbasis masalah.

Related Posts