Tim Dosen Farmasi: Peningkatan Pengetahuan dan Pemanfaatan batang bajakah dan pasak bumi “Bajabumi” dalam Rangka Meningkatkan Imunitas Tubuh

Peningkatan Pengetahuan dan Pemanfaatan Bajabumi dalam Rangka Meningkatkan Imunitas Tubuh Tim Dosen Farmasi

Pandemik virus Covid-19 yang melanda Indonesia memberi dampak yang besar terhadap masyarakat khususnya di Kalimantan Barat. Salah satu pencegahan penyebaran virus Covid-19 adalah meningkatkan imun tubuh. Sehingga pemanfaatan tanaman herbal dapat menjadi alternatif untuk menjaga dan meningkatkan imunitas tubuh.

Salah satu nya adalah pasak bumi dan batang bajakah. Oleh karena itu penting dilakukan pengedukasian mengenai penggunaan tanaman pasak bumi dan batang bajakah yang baik dan benar. Hal tersebut yang melatar belakangi dilaksanakan program Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) oleh tim dosen Farmasi Untan melalui kegiatan Peningkatan Pengetahuan Dan Pemanfaatan Batang Bajakah Dan Pasak Bumi Dalam Rangka Meningkatkan Imunitas Tubuh. Kegiatan ini diketuai oleh Andhi Fahrurroji, M.Sc., Apt dan beranggotakan Dr. Bambang Wijianto, M.Sc., Apt., Hafrizal Riza, M.Farm. Apt., Fajar Nugraha, M.Sc., Apt. Adapun sasaran dari kegiatan ini adalah para kader puskesmas yang berada di sungai raya.

Tujuan dilaksanakan kegiatan ini adalah untuk meningkatkan pengetahuan dan kesadaran kader dalam penggunaan tanaman pasak bumi dan batang bajakah yang baik dan benar, kegiatan ini dilaksanakan pada hari Rabu, 8 September 2021 dan dihadiri oleh 17 kader puskesmas.
Adapun kegiatan yang dilaksanakan dalam PKM ini terdiri dari pre-tes, pemaparan materi pasak bumi dan batang bajakah, pembagian media edukasi tanaman pasak bumi dan batang bajakah, sesi tanya jawab seputar pasak bumi dan batang bajakah, dan post-test.
Berikut ini beberapa materi mengenai pengenalan dan pengetahuan mengenai pasak bumi dan batang bajakah, sebagai berikut :

1. Pasak Bumi/ Tongkat Ali dengan nama latin Eurycoma longifolia mengandung zat aktif antara lain alkaloid, saponin, kuasinoid (quassinoids), seperti eurikomanon (eurycomanone), dan eurikomalakton (eurycomalactone). Bagian utama yang sering digunakan adalah batangnya. Secara empiris, telah digunakan untuk menjaga daya tahan tubuh oleh beberapa etnis Dayak di Kalimantan Timur. Tanaman ini bersifat sebagai imunomodulator yang memacu sistem imun hewan coba sehingga mampu menghambat pertumbuhan parasit lebih lanjut. Selain itu, terdapat penelitian yang telah membuktikan efektivitas E. longifolia Jack sebagai anti tumor dan efektivitas ini ternyata berhubungan dengan peningkatan respon imun spesifik dan non spesisifik.

2. Batang Bajakah berasal dari spesies Spatholobus Littoralis Hassk yang memiliki kandungan kimia fenolik, flavonoid, tannin dan saponin. Secara empiris masyarakat Dayak menggunakan bajakah untuk mengembalikan stamina saat beraktivitas di hutan. Batang bajakah memiliki kandungan antioksidan tinggi yang berperan penting untuk meningkatkan kekebalan tubuh dan mencegah berbagai macam penyakit. Selain itu, kandungan antioksidan pada batang bajakah juga berfungsi efektif untuk menangkal radikal bebas yang menyerang tubuh.
Dalam pelaksanaan kegiatan PKM ini terdiri dari serangkaian kegiatan yaitu pretest, pemaparan materi, pembagian media edukasi, dan diakhiri dengan tanya jawab serta posttest.

Hasil dari kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) ini berdampak positif dan diterima baik oleh para kader yang dapat menggunakan dan memanfaatkan pasak bumi dan batang bajakah.
Digunakan berbagai media untuk mengetahui model atau jenis media yang disenangi peserta dalam memahami informasi yang diberikan. Penggunaan media ini diharapkan dapat saling mendukung pemahaman peserta.

1. Posterfarmasi

2. Video

vidio farmasi

vidio farmasi 1

3. Pemaparan Materi

pemaparan materi

4. Tanya Jawab

tanya jawab

4. Pembagian Produk

pembagian produk

Related Posts