Tim Dosen Farmasi UNTAN berikan Promosi Kesehatan kepada Kader Puskesmas Alianyang Kota Pontianak

Tim Dosen Farmasi UNTAN berikan Promosi Kesehatan kepada Kader Puskesmas Alianyang Kota Pontianak

Berita

Jumlah penyandang penyakit kronis di Indonesia, khususnya hipertensi (HTN) dan diabetes melitus (DM) terus meningkat termasuk di wilayah Kota Pontianak, Kalimantan Barat. Unit Pelaksana Teknis (UPT) Puskesmas Alianyang Kota Pontianak merupakan salah satu fasilitas kesehatan dasar yang melaksanakan Program Pengelolaan Penyakit Kronis (Prolanis).

Permasalahan yang dialami oleh pasien dengan penyakit kronis seperti HTN dan DM adalah terjadinya penurunan kualitas hidup akibat penyakit yang diderita. Salah satu penyebab dari penurunan kualitas hidup seseorang dikarenakan kurangnya pengetahuan dan motivasi dalam menerapkan pola hidup sehat.
Kualitas hidup pasien DM di lingkungan UPT Puskesmas Alianyang masuk dalam kategori rendah sehingga diperlukan transfer pengetahuan melalui media yang mudah dipahami oleh pasien Prolanis khususnya penderita penyakit HTN dan DM dalam upaya meningkatkan kualitas hidup.

Selain itu, berdasarkan analisis tim dosen bahwa minimnya keterampilan yang dimiliki oleh kader Prolanis dalam menyelesaikan permasalahan yang dialami oleh pasien penyakit kronis. Hal tersebut melatarbelakngi perlunya melatih keterampilan dan edukasi dalam menyelesaikan permasalahan terkait penyakit kronis tersebut melalui kegiatan promosi kesehatan (Promkes).

Oleh karenanya, dalam rangka mendukung Prolanis dan meningkatkan kualitas hidup pasien HTN dan DM, tim dosen farmasi Untan yang diketuai oleh apt. Fajar Nugraha, M.Sc. bersama anggota tim (Dr. apt. Hariyanto IH., M.Si.; apt. Hadi Kurniawan, M.Sc. dan apt. Robby Najini, M.Farm) serta dibantu oleh tim mahasiswa farmasi Untan (Aldi Priady, Yuninta Maulidia, dan Ardi Kurniawan) bersama-sama telah melakukan kegiatan pengabdian kepada masyarakat (PKM) dengan melakukan kegiatan Promkes bagi kader puskesmas Alianyang kota Pontianak pada tanggal 20 Mei 2023.

Kegiatan promosi kesehatan yang dilakukan diawali dengan pretes untuk mengetahui kemampuan awal kader, selanjutnya diberikan edukasi berupa penyampaian materi, penayangan video edukasi, pembagian leaflet menarik berisi informasi terkait pola hidup sehat sebagai upaya peningkatan kualitas hidup bagi pasien HTN dan DM serta sesi diskusi serta diakhiri dengan sesi postes untuk mengukur kemampuan peningkatan pengetahuan peserta sebelum dan setelah kegiatan.

Narasumber dalam kegiatan PKM ini Dr. apt. Hariyanto IH., M.Si. menerangkan penyebab terjadinya diabetes melitus dan hipertensi, tanda dan gejala (meliputi gejala umum dan khusus), hingga cara pencegahan terjadinya diabetes melitus dan hipertensi. Kegiatan ini diikuti secara antusias oleh 53 orang anggota (kader) Prolanis serta mendapat sambutan positif dari pihak puskesmas. “Kegiatan seperti ini dapat dilakukan secara berkala sehingga dapat memberikan informasi serta motivasi kepada kader Prolanis untuk senantiasa menjaga kesehatan dan terus meningkatkan kualitas hidupnya masing-masing,” harap drg. Alfonza Nunuk Utari selaku Kepala UPT Puskesmas Alianyang.

Kader yang sudah mendapatkan transfer ilmu pengetahuan diharapkan dapat berkontribusi dalam mendukung peningkatan kualitas hidup pasien HTN dan DM. Pasien prolanis dengan penyakit HTN dan DM yang telah mendapatkan edukasi terkait pola hidup sehat sebagai upaya meningkatkan kualitas hidup dan telah memiliki pengetahuan serta wawasan yang baik tentang pola hidup sehat sehingga diharapkan dapat menyelesaikan permasalahan yang umum terjadi pada masyarakat yaitu penurunan kualitas hidup akibat penyakit yang diderita. Ini dibuktikan dengan hasil evaluasi kegiatan yang dilakukan untuk mengukur tingkat pengetahuan melalui pre-test (63,33) dan post-test (79,17) yang menunjukkan bahwa dengan memberikan materi serta media edukasi tambahan berupa leafleat dan video edukasi kepada kader non kesehatan Prolanis baik dan mampu meningkatkan pengetahuan mengenai HTN dan DM. (HK)

Leave a Reply