Tingkatkan Kompetensi Guru Menghadapi TKA, Prodi Matematika UNTAN Gelar Pelatihan Pemanfaatan Aplikasi Matematika bagi MGMP Matematika Kabupaten Sanggau
Perkembangan teknologi kecerdasan buatan (Artificial Intelligence/AI) membawa peluang baru bagi dunia pendidikan termasuk dalam membantu guru menyiapkan perangkat pembelajaran dan asesmen. Namun tidak semua guru menggunakan teknologi AI dalam menyusun perangkat pembelajaran maupun instrumen asesmen. Kondisi tersebut menjadi salah satu perhatian Program Studi Matematika, Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam (FMIPA), Universitas Tanjungpura (UNTAN) dalam melaksanakan kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) bersama MGMP Matematika Kabupaten Sanggau pada 21 Agustus 2026.
Bertempat di Aula Hotel Harvey Sanggau, kegiatan ini mengusung tema “Penguatan Kompetensi Guru MGMP Matematika Kabupaten Sanggau dalam Penyelesaian Soal TKA melalui Pelatihan Pemanfaatan Aplikasi Matematika”. Pelatihan ini dirancang untuk memberikan pengalaman praktis kepada guru dalam memanfaatkan AI untuk membantu proses penyusunan soal, kunci jawaban hingga rubrik penilaian. Kegiatan tersebut menjadi bagian dari komitmen Program studi Matematika FMIPA UNTAN untuk mendukung peningkatan kompetensi guru matematika sekaligus mendorong pemanfaatan teknologi secara tepat dalam proses pembelajaran.
Materi pelatihan ini disampaikan oleh Bapak Andriko, S.Mat., M.Si., dosen Program Studi Matematika FMIPA UNTAN. Para guru diperkenalkan pada pemanfaatan MathBot dan Gemini AI sebagai alat bantu dalam proses penyusunan instrumen pembelajaran dan asesmen. Melalui MathBot, guru dapat memberikan instruksi atau prompt untuk menghasilkan soal matematika berdasarkan materi, kompetensi dan karakteristik soal yang ingin dikembangkan. Soal yang dihasilkan AI kemudian tidak langsung digunakan tetapi ditelaah dan disesuaikan kemballi oleh guru agar memenuhi tujuan pembelajaran, karakteristik peserta didik, tingkat kesulitan serta ketentuan asesmen yang diharapkan
Tahap selanjutnya dilakukan dengan memanfaatkan Gemini AI untuk membantu mengembangkan kunci jawaban dan rubrik penilaian dari soal yang telah disusun. Dengan demikian, AI dapat dimanfaatkan sebagai alat bantu dalam rangkaian proses pengembangan asesmen, mulai dari ide dan penyusunan soal hingga perangkat penilaian. Pelatihan berlangsung secara interaktif. Para peserta tidak hanya menerima materi secara teoritis, tetapi langsung mempraktikkan penggunaan AI dalam penyusunan instrumen pembelajaran. Guru diajak menyusun prompt yang efektif, menghasilkan soal melalui MathBot, kemudian membawa soal tersebut ke Gemini AI untuk membantu mengembangkan kunci jawaban dan rubrik penilaian.
Dalam sesi praktik, peserta juga berdiskusi mengenai bagaimana memberikan instruksi yang jelas kepada AI serta bagaimana mengevaluasi hasil yang diberikan. Hal ini penting karena kualitas keluaran AI sangat dipengaruhi oleh instruksi yang diberikan dan tetap membutuhkan proses pemeriksaan oleh guru. Pelatihan juga menekankan pemanfaatan AI bukan menyerahkan seluruh proses pembelajaran kepada teknologi . AI ditempatkan sebagai alat bantu untuk meningkatkan efektivitas dan kreativitas guru, bukan sebagai pengganti peran guru. Guru tetap menjadi memiliki pihak yang menentukan kualitas instrumen asesmen, termasuk memeriksa kebenaran konsep matematika, tingkat kesulitan, kesesuaian soal dengan tujuan pembelajaran, serta ketepatan kunci jawaban dan rubrik penilaian.
Melalui kegiatan ini, Program studi Matematika FMIPA UNTAN berharap guru MGMP Matematika Kabupaten Sanggau tidak hanya mengetahui keberadaan berbagai aplikasi AI, tetapi juga terbiasa mengaplikasikannya secara bijak dan kritis dalam pembelajaran. Kebiasaan tersebut diharapkan dapat membantu guru dalam menyiapkan perangkat pembelajaran dan asesmen dengan lebih efektif, sekaligus membuka ruang bagi guru untuk mengembangkan berbagai bentuk soal dan aktivitas pembelajaran yang lebih kreatif. Dengan keterampilan yang diperoleh melalui pelatihan, guru diharapkan semakin percaya diri dalam memanfaatkan AI sesuai kebutuhan, tanpa mengabaikan proses validasi dan pertimbangan profesional sebagai pendidik.

Kegiatan pelatihan mendapat sambutan positif dari Ketua MGMP Matematika Kabupaten Sangau. Bapak Yayan Hendratmoko, S.Pd., menyampaikan apresiasi atas pelaksanaan kegiatan yang memberikan kesempatan kepada guru untuk belajar dan mempraktikkan pemanfaatan teknologi AI secara langsung. “Saya sangat senang ada kegiatan pelatihan seperti ini di Kabupaten Sanggau. Kegiatan seperti ini sangat bermanfaat bagi guru, terutama untuk menambah wawasan dan keterampilan dalam memanfaatkan teknologi yang berkembang saat ini,” pukas Yayan. Menurut Yayan, kehadiran perguruan tinggi melalui kegiatan pengabdian kepada masyarakat memberikan ruang bagi guru untuk memperoleh pengetahuan dan pengalaman baru yang relevan dengan perkembangan pendidikan. Pelatihan seperti ini juga diharapkan dapat mendorong guru untuk lebih terbuka terhadap perkembangan teknologi dan mulai menjadikan AI sebagai salah satu alat bantu dalam mendukung pekerjaan profesionalnya sebagai pendidik. Selain meningkatkan literasi dan keterampilan digital guru, pelatihan ini juga diarahkan untuk mendukung kesiapan guru dalam menghadapi tuntutan asesmen, termasuk Tes Kemampuan Akademik (TKA).
Kegiatan ini sekaligus memperkuat sinergi antara Program Studi Matematika FMIPA UNTAN dan MGMP Matematika Kabupaten Sanggau dalam mendukung peningkatan kompetensi profesional guru dan pengembangan pembelajaran matematika yang adaptif terhadap perkembangan teknologi. Pelaksanaan PKM ini sejalan dengan Sustainable Development Goals (SDGs) Tujuan 4 tentang Pendidikan Berkualitas, khususnya dalam mendukung peningkatan kualitas pendidik serta pemanfaatan teknologi untuk menunjang proses pendidikan. Melalui kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini, Program Studi Matematika FMIPA UNTAN menegaskan komitmennya untuk terus menghadirkan kontribusi nyata bagi sekolah dan guru, sekaligus mendorong pemanfaatan teknologi AI secara bijak, kritis, kreatif, dan bertanggung jawab dalam meningkatkan kualitas pembelajaran matematika.


