Dosen FK Untan Beri Edukasi Pengenalan Tanda Klinis Campak
Penyakit campak masih menjadi permasalahan kesehatan masyarakat yang penting, khususnya pada anak-anak, meskipun program imunisasi telah lama dijalankan di Indonesia. Campak merupakan penyakit infeksi yang sangat menular dan berpotensi menimbulkan komplikasi serius seperti pneumonia, diare, dan ensefalitis. Kurangnya pengetahuan mengenali gejala klinis awal penyakit campak dapat merugikan pasien yang berdampak dalam lambatnya penanganan. Edukasi yang sistematis dan praktis sangat diperlukan untuk mencegah kejadian yang membahayakan kesehatan. Sebagai bentuk tindak lanjut, maka pada Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) kali ini, tim dosen FK Untan memberikan edukasi mengenai pengenalan tanda klinis campak pada anak dan penanganannya (19/6/26).
Tim dosen FK Untan terdiri dari dr. Sari Rahmayanti, M. Biomed, dr. Delima Fajar Liana, Sp. MK, dr. Desriani Lestari, M. Biomed., Sp.A dan dr. Ambar Rialita, Sp. DVE, FINSDV, FAADV. Sasaran dari kegiatan ini adalah mahasiswa Program Studi Program Studi Kebidanan di Politeknik Aisyiyah Pontianak. Kegiatan yang dilakukan diawali dengan pre-test, kemudian dilanjutkan dengan pemaparan materi oleh dr. Desriani Lestari, M. Biomed., Sp.A dan dr. Ambar Rialita, Sp. DVE, FINSDV, FAADV serta sesi tanya jawab. Saat sesi pemaparan materi, peserta menyimak materi dengan seksama dan sangat antusias mengajukan pertanyaan saat sesi tanya jawab.
Penyuluhan ini memberikan dampak positif bagi mahasiswa, yaitu meningkatkan pengetahuan dan keterampilan mahasiswa dalam mengenali tanda klinis campak serta melakukan penanganan awal yang tepat. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini diharapkan dapat menjadi solusi dalam meningkatkan kapasitas mahasiswa sebagai calon tenaga kesehatan sekaligus agen edukasi yang mampu berkontribusi dalam upaya pencegahan dan pengendalian penyakit campak di masyarakat. Testimoni dari beberapa peserta menunjukkan respon yang sangat baik terhadap kegiatan ini.


