Thetanjungpuratimes.com

Dosen Keperawatan FK Untan Bekali Siswa SMAN 1 Sungai Raya Keterampilan Perawatan Luka

Kubu Raya – Jurusan Keperawatan Fakultas Kedokteran Universitas Tanjungpura (Untan) terus memperkuat peran perguruan tinggi dalam meningkatkan literasi kesehatan masyarakat melalui kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PKM). Kali ini, tim dosen memberikan edukasi dan demonstrasi perawatan luka sederhana kepada siswa SMAN 1 Sungai Raya, Kabupaten Kubu Raya,pada Minggu (14/6/2026)

Kegiatan yang dilaksanakan secara rutin setiap semester tersebut bertujuan meningkatkan pengetahuan sekaligus keterampilan siswa dalam memberikan pertolongan pertama terhadap luka ringan. Selain memperkenalkan prinsip dasar perawatan luka, peserta juga dibekali praktik langsung agar mampu menerapkan penanganan awal secara tepat ketika terjadi cedera ringan, baik di lingkungan sekolah maupun di rumah.

PKM ini dikoordinasikan oleh tim dosen Jurusan Keperawatan Fakultas Kedokteran Untan yang terdiri atas Ns. M. Ali Maulana, M.Kep., Yoga Pramana, S.Kep., M.Or., Ns. Ledy Ervita, S.Kep., M.Kep., dan Ns. Hanafi, M.Kep. Kegiatan dilaksanakan bekerja sama dengan SMAN 1 Sungai Raya dan diikuti oleh 19 anggota Palang Merah Remaja (PMR) yang berasal dari kelas X, XI, dan XII.

Mengusung tema “Edukasi dan Demonstrasi Perawatan Luka Sederhana untuk Meningkatkan Kemampuan Siswa SMAN 1 Sungai Raya”, kegiatan diawali dengan penyampaian materi mengenai prinsip-prinsip dasar perawatan luka, kemudian dilanjutkan dengan demonstrasi teknik membersihkan, merawat, dan membalut luka sederhana sesuai prosedur pertolongan pertama.

Materi disampaikan langsung oleh Ns. Hanafi, M.Kep. yang menjelaskan pentingnya penanganan luka secara tepat untuk mencegah infeksi dan mempercepat proses penyembuhan. Selain memperoleh penjelasan secara teori, para peserta juga berkesempatan mempraktikkan teknik perawatan luka sehingga dapat memahami setiap tahapan secara langsung.

Pembina PMR SMAN 1 Sungai Raya, Oktaviani, S.Pd., yang turut mendampingi peserta selama kegiatan berlangsung, mengapresiasi pelaksanaan program tersebut. Menurutnya, materi yang diberikan sangat relevan dengan peran anggota PMR sebagai pelopor pertolongan pertama di lingkungan sekolah.

“Kegiatan seperti ini sangat bermanfaat bagi siswa, khususnya anggota PMR. Selain menambah wawasan, mereka juga memperoleh pengalaman praktik yang akan sangat berguna ketika harus memberikan pertolongan pertama kepada teman di lingkungan sekolah,” ujarnya.

Sementara itu, Ketua Kegiatan PKM, Ns. Ledy Ervita, S.Kep., M.Kep., mengatakan bahwa kemampuan melakukan perawatan luka sederhana merupakan salah satu keterampilan dasar yang penting dimiliki oleh para pelajar.

“Kemampuan memberikan pertolongan pertama, termasuk merawat luka sederhana, merupakan keterampilan dasar yang penting dimiliki setiap siswa. Melalui kegiatan ini, kami berharap peserta tidak hanya memahami teorinya, tetapi juga memiliki keberanian dan keterampilan untuk memberikan penanganan awal yang tepat ketika terjadi luka ringan, baik di sekolah maupun di rumah,” jelasnya.

Ia menambahkan, edukasi kesehatan berbasis praktik seperti ini diharapkan dapat membentuk budaya peduli terhadap keselamatan dan kesehatan di lingkungan sekolah. Dengan bekal pengetahuan yang dimiliki, siswa tidak hanya mampu melindungi diri sendiri, tetapi juga dapat membantu teman atau orang lain yang mengalami luka ringan sebelum mendapatkan penanganan lebih lanjut dari tenaga kesehatan.

Melalui kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat ini, Jurusan Keperawatan Fakultas Kedokteran Untan kembali menegaskan komitmennya dalam menjalankan Tri Dharma Perguruan Tinggi, khususnya melalui pemberdayaan masyarakat di bidang kesehatan. Diharapkan, sinergi antara perguruan tinggi dan sekolah dapat terus terjalin untuk meningkatkan pengetahuan, keterampilan, dan kesadaran generasi muda terhadap pentingnya pertolongan pertama serta perilaku hidup sehat.