Skip to main content

Thetanjungpuratimes.com

Tim Dosen Farmasi UNTAN Gelar Edukasi Pembuatan Paper Soap Berbahan Aloe Vera untuk Guru MGMP Biologi Kota Pontianak

Pontianak – Tim dosen Program Studi Farmasi Fakultas Kedokteran Universitas Tanjungpura (UNTAN) melaksanakan kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) Mandiri bertajuk “Edukasi Pembuatan Paper Soap Berbahan Dasar Aloe Vera pada Musyawarah Guru Mata Pelajaran (MGMP) Biologi di Kota Pontianak”. bertempat di Laboratorium Biologi Farmasi Fakultas Kedokteran Universitas Tanjungpura.

Kegiatan PkM ini diketuai oleh Nera Umilia Purwanti, M.Sc., Apt., dengan anggota tim apt. Annafiatuzakiah, M.Farm. dan apt. Fortunata Saesarria Deisberanda, M.S.Farm. Dalam pelaksanaannya, kegiatan ini juga melibatkan dua mahasiswa Program Studi Farmasi, yaitu Nayla Zaskia dan Muthia Luthfani Kamil, sebagai bentuk keterlibatan mahasiswa dalam kegiatan pengabdian kepada masyarakat.

Kegiatan ini dilatarbelakangi oleh perlunya peningkatan pengetahuan dan keterampilan guru Biologi dalam memanfaatkan bahan alam lokal sebagai media pembelajaran yang inovatif. Melalui edukasi pembuatan paper soap, tim memperkenalkan pemanfaatan lidah buaya (Aloe vera) sebagai bahan tambahan dalam pembuatan produk kebersihan sederhana yang berpotensi dikembangkan menjadi kegiatan pembelajaran berbasis proyek (Project-Based Learning) di sekolah.

Pemilihan Aloe vera sebagai bahan utama didasarkan pada potensi tanaman tersebut sebagai salah satu komoditas lokal yang banyak dijumpai di Kota Pontianak dan sekitarnya. Lidah buaya mengandung berbagai senyawa bioaktif, termasuk polisakarida, vitamin, dan senyawa fenolik, yang berpotensi dimanfaatkan dalam pengembangan produk perawatan kulit. Melalui kegiatan ini, peserta diperkenalkan pada paper soap, yaitu sabun berbentuk lembaran tipis yang praktis, mudah dibawa, dan digunakan bersama air untuk membersihkan tangan. Pelaksanaan kegiatan diawali dengan koordinasi antara tim dosen Fakultas Kedokteran UNTAN dan perwakilan MGMP Biologi Kota Pontianak. Selanjutnya, tim menyiapkan materi presentasi, media edukasi, serta alat dan bahan yang diperlukan untuk demonstrasi pembuatan produk.

Materi edukasi meliputi pengenalan tanaman Aloe vera, kandungan dan potensi manfaatnya, prinsip dasar pembuatan sabun, karakteristik paper soap, serta tahapan formulasi produk. Peserta juga memperoleh penjelasan mengenai proses preparasi gel lidah buaya, pencampuran bahan, pembentukan sabun pada media kertas larut air, pengeringan, pengemasan, dan evaluasi mutu sederhana. Kegiatan dikemas melalui pemaparan materi, diskusi interaktif, dan demonstrasi pembuatan paper soap. Melalui pendekatan tersebut, para guru memperoleh wawasan mengenai proses pengolahan bahan alam menjadi produk sederhana yang dapat dijadikan contoh penerapan konsep Biologi dalam kehidupan sehari-hari.

Melalui kegiatan ini, tim dosen Farmasi UNTAN berharap guru MGMP Biologi Kota Pontianak dapat mengembangkan pembelajaran yang lebih kreatif, kontekstual, dan aplikatif melalui pemanfaatan tanaman lokal. Pembuatan paper soap berbahan Aloe vera berpotensi menjadi alternatif pembelajaran berbasis proyek yang mengintegrasikan pengetahuan Biologi, pengolahan bahan alam, teknologi formulasi sederhana, serta kewirausahaan.

Penerapan kegiatan di sekolah tetap perlu memperhatikan fasilitas dan keselamatan kerja, terutama dalam penggunaan bahan kimia. Selain itu, produk yang dihasilkan masih memerlukan pengujian mutu dan keamanan lebih lanjut sebelum dapat digunakan secara luas. Kegiatan PkM Mandiri ini merupakan bentuk kontribusi Program Studi Farmasi Fakultas Kedokteran Universitas Tanjungpura dalam mendukung inovasi pendidikan dan pemanfaatan potensi lokal Kalimantan Barat. Melalui kerja sama dengan MGMP Biologi Kota Pontianak, kegiatan ini diharapkan dapat terus dikembangkan untuk meningkatkan kompetensi guru serta mendorong pembelajaran sains yang lebih menarik dan bermanfaat bagi peserta didik.