Thetanjungpuratimes.com

Menuju Pusat Keunggulan Kesehatan: FK UNTAN Tetapkan Visi Misi Berbasis Etnohealth, Tropis dan Penguatan Wilayah Perbatasan

PONTIANAK, thetanjungpuratimes.com – Fakultas Kedokteran Universitas Tanjungpura (FK UNTAN) terus berupaya mempertegas langkahnya dalam kancah pendidikan kesehatan nasional maupun internasional. Melalui visi dan misi terbaru, FK UNTAN berkomitmen untuk tidak hanya mencetak tenaga kesehatan yang kompeten secara klinis, tetapi juga memiliki keunggulan kompetitif yang berbasis kearifan lokal dan semangat kebangsaan.

FK UNTAN mengusung visi besar untuk “Menjadi Fakultas Kedokteran yang Inovatif, Unggul dan Berdaya Saing Global Berbasis ethnohealth dan Nilai-nilai Pancasila, serta Berperan Aktif dalam Peningkatan Kesehatan Wilayah Tropis dan Perbatasan. Visi ini mencerminkan identitas geografis dan budaya Kalimantan Barat sebagai wilayah tropis yang berbatasan langsung dengan negara tetangga, sekaligus menonjolkan aspek ethnohealth—pendekatan kesehatan yang mengintegrasikan budaya dan kearifan lokal dalam praktik kesehatan modern.

Visi FK UNTAN bukan sekadar untaian kata, melainkan sebuah peta jalan strategis untuk menjawab tantangan kesehatan masa depan. Dengan target menjadi institusi yang Inovatif dan Unggul, fakultas berupaya menjadi pusat pengembangan ilmu Kesehatan yang berbasis ethnohealth dimana fakultas Kedokteran Universitas Tanjungpura sendiri terdiri dari tiga Bagian yaitu Kedokteran, Farmasi dan Keperawatan. Makna “Berdaya Saing Global” diartikan sebagai kemampuan lulusan dan peneliti FK UNTAN untuk berkontribusi di panggung internasional—baik melalui publikasi ilmiah maupun praktik klinis—tanpa kehilangan jati diri sebagai bangsa yang berlandaskan Nilai-nilai Pancasila. Penanaman etika luhur dan kemanusiaan menjadi fondasi utama bagi setiap calon tenaga Kesehatan agar tetap memiliki empati tinggi di tengah disrupsi teknologi informasi medis.

Dalam mewujudkan visi tersebut, FK UNTAN telah menetapkan lima misi utama penyelenggaraan Tridharma Perguruan Tinggi berupa “Pendidikan Inovatif” dimana FK UNTAN berupaya menyelenggarakan pembelajaran yang berdaya saing global dengan mengintegrasikan konsep ethnohealth dan nilai-nilai Pancasila dalam kurikulum. Dalam “Penelitian Berdampak” FK UNTAN berupaya melakukan riset unggulan berbasis ethnohealth di bidang kesehatan tropis dan wilayah perbatasan yang memberikan solusi nyata bagi masyarakat. Pada “Pengabdian Masyarakat” yaitu memberdayakan masyarakat untuk meningkatkan derajat kesehatan melalui program-program berbasis ethnohealth, tropis serta perbatasan. “Kemitraan Global” FK UNTAN berupaya memperluas jejaring kerjasama baik dengan mitra internasional maupun nasional guna mendukung kualitas pendidikan, penelitian, dan praktik klinis. Serta “Tata Kelola Bermutu” dimana FK UNTAN mengimplementasikan prinsip Good University Governance yang berorientasi pada peningkatan mutu berkelanjutan secara internal.

Pemilihan fokus pada ethnohealth dan wilayah perbatasan bukanlah tanpa alasan. Sebagai institusi pendidikan tinggi di Kalimantan Barat, FK UNTAN memahami bahwa tantangan kesehatan di wilayah tropis dan perbatasan memerlukan pendekatan yang spesifik.

“Kami ingin lulusan FK UNTAN tidak hanya profesional, tetapi juga mampu memahami konteks sosial budaya masyarakat lokal serta siap mengabdi di garda terdepan bangsa,” ujar dr. Ita Armyanti, M.Pd., Ked selaku Dekan FK UNTAN.

Dengan nilai-nilai Pancasila sebagai landasan etis, FK UNTAN optimis dapat berkontribusi signifikan dalam mencapai ketahanan kesehatan nasional serta kesehatan masyarakat tropis di tingkat dunia.