Thetanjungpuratimes.com

Perkuat Sinergi dan Akuntabilitas, Kontrak Kinerja Dewan Pengawas PTN BLU 2026 Dibahas Bersama

Pontianak — Workshop Pembahasan dan Koordinasi Kontrak Kinerja Dewan Pengawas Perguruan Tinggi Negeri Badan Layanan Umum (PTN BLU) Tahun 2026 digelar pada Selasa, 27 Januari 2026, dan dilaksanakan secara hybrid. Kegiatan ini diikuti oleh Ketua Dewan Pengawas, anggota Dewan Pengawas, serta sekretaris Dewan Pengawas dari berbagai PTN BLU, sebagai upaya menyamakan persepsi dan memperkuat sinergi dalam pengawasan pengelolaan BLU.

Workshop ini diselenggarakan sebagai forum koordinasi strategis untuk memastikan keselarasan peran dan pemahaman antara Ketua Dewan Pengawas, anggota Dewan Pengawas, dan sekretaris Dewas. Kesamaan pemahaman tersebut dinilai penting agar fungsi pengawasan dan pemberian nasihat kepada pejabat pengelola BLU dapat berjalan optimal dan berdampak langsung pada peningkatan kinerja layanan maupun keuangan.

Kepala Biro Keuangan dan Barang Milik Negara (BMN) Sekretariat Jenderal Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi, Agus Sunarya Sulaeman, menegaskan bahwa Dewan Pengawas merupakan organ strategis BLU yang berperan memastikan pengelolaan BLU tetap sejalan dengan kebijakan dan program pemerintah. Dewan Pengawas diharapkan aktif memberikan masukan dan rekomendasi terkait strategi bisnis, kebijakan operasional, serta rencana pengembangan BLU.

Ia juga menekankan pentingnya kesadaran terhadap risiko pengelolaan BLU, khususnya dalam penerapan fleksibilitas pengelolaan keuangan dan asset BLU. Manajemen risiko harus diterapkan secara cermat, dengan tetap menjunjung prinsip value for money, sehingga setiap kebijakan dan penggunaan anggaran memberikan manfaat maksimal bagi peningkatan layanan publik.

Dalam mendorong peningkatan kinerja, Dewan Pengawas memiliki peran mengarahkan BLU sebagai penyedia layanan yang available, affordable, dan sustainable. Hal ini dilakukan melalui peningkatan produktivitas dan efektivitas layanan, pengembangan inovasi layanan, serta penguatan sinergi antar BLU dan pemangku kepentingan lainnya.

Workshop ini juga membahas peran Dewan Pengawas dalam mengawal implementasi fleksibilitas pengelolaan keuangan BLU, termasuk pengawasan dan pemberian saran dalam pemilihan instrumen investasi penempatan kas yang paling optimal. Upaya tersebut diarahkan untuk meningkatkan kinerja keuangan, antara lain melalui peningkatan rasio POBO dan EBITDA, serta memastikan setiap perencanaan dan pelaksanaan belanja dilakukan secara efisien dan produktif.

Selain itu, Dewan Pengawas didorong berperan aktif dalam optimalisasi aset BLU, dengan mengidentifikasi aset yang masih idle dan mengarahkan pengelolaannya agar lebih produktif dan memberikan nilai tambah bagi institusi.

Rektor Universitas Tanjungpura, Prof. Dr. Garuda Wiko, menyampaikan apresiasi dan menyambut baik pelaksanaan workshop yang terselenggara atas kolaborasi Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi dengan UNTAN. Menurutnya, kegiatan ini menjadi momentum penting untuk memperkuat peran Dewan Pengawas sebagai organ BLU yang bertugas mengawasi, mengarahkan, memantau, dan mengevaluasi pelaksanaan kebijakan strategis, sekaligus memastikan BLU mampu memberikan layanan publik yang berkualitas, akuntabel, dan berkelanjutan.

Melalui workshop ini, diharapkan Kontrak Kinerja Dewan Pengawas PTN BLU Tahun 2026 dapat disusun dan diimplementasikan secara lebih terarah, sinergis, dan berorientasi pada peningkatan kinerja layanan serta penguatan tata kelola BLU di Indonesia.