Thetanjungpuratimes.com

UNTAN Kukuhkan 1.101 Wisudawan Periode II 2025/2026, Rektor Tekankan Peran Lulusan bagi Bangsa

Universitas Tanjungpura (UNTAN) kembali melahirkan generasi intelektual muda melalui Wisuda Periode II Tahun Akademik 2025/2026 yang digelar pada Kamis, 29 Januari 2026. Sebanyak 1.101 wisudawan resmi dikukuhkan dalam prosesi yang berlangsung khidmat dan penuh kebanggaan.

Wisuda kali ini diikuti oleh lulusan dari 9 Fakultas, 1 Program Pascasarjana, dan 102 Program Studi yang ada di UNTAN. Adapun rincian peserta wisuda meliputi 11 lulusan Program Diploma, 1.006 lulusan Program Sarjana (S1), 43 lulusan Program Profesi, 38 lulusan Program Magister, serta 3 lulusan Program Doktoral.

Secara khusus, Rektor UNTAN menyampaikan apresiasi dan ucapan selamat kepada para Doktor baru, yaitu Dr. Heni Safitri (FEB), Yang Amat Terpelajar Dr. Dedi Haryadi (FEB), dan Yang Amat Terpelajar Dr. Revi Sesario (Fakultas Pertanian). Kehadiran para doktor baru tersebut menjadi penanda kontribusi UNTAN dalam penguatan sumber daya manusia unggul dan pengembangan ilmu pengetahuan.

Dalam pidatonya, Rektor Universitas Tanjungpura, Prof. Dr. Garuda Wiko, SH., M.Si., FCBArb, menegaskan bahwa wisuda bukanlah akhir perjalanan, melainkan awal dari peran strategis lulusan di tengah perubahan zaman yang cepat dan kompleks. Ia mengutip arahan Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, yang menekankan bahwa pendidikan tinggi harus menjadi pilar kemandirian bangsa dan mampu menjawab kebutuhan riil masyarakat serta negara.

“Sebagai lulusan Universitas Tanjungpura, Saudara-saudara tidak hanya dituntut untuk mampu beradaptasi dengan perubahan, tetapi juga menjadi penggerak perubahan yang berlandaskan nilai kebangsaan, etika, dan kepedulian sosial. Lulusan perguruan tinggi harus hadir sebagai solusi, bukan sekadar pencari peluang,” tegas Rektor.

Lebih lanjut, Prof. Garuda Wiko menyampaikan bahwa lulusan UNTAN diharapkan menjadi SDM unggul, berkarakter, dan berdaya saing, sekaligus memiliki kepedulian terhadap kepentingan nasional. Peran tersebut sangat dibutuhkan dalam menjawab tantangan strategis bangsa, seperti swasembada pangan, kemandirian energi, penguatan industri berbasis sumber daya lokal, serta pengentasan kemiskinan ekstrem.

Sebagai institusi pendidikan tinggi, UNTAN terus berkomitmen mendukung kebijakan Kemdiktisaintek melalui penguatan pendidikan yang relevan, riset yang aplikatif, serta pengabdian kepada masyarakat yang berorientasi pada dampak nyata. Upaya tersebut diwujudkan melalui digitalisasi layanan akademik, penguatan riset kolaboratif, pengembangan kampus hijau dan cerdas, serta peningkatan kompetensi dosen dan mahasiswa berbasis teknologi dan kewirausahaan.

“Para wisudawan hari ini kami harapkan menjadi representasi profil lulusan UNTAN yang memiliki keterampilan masa depan dan mampu menjadi bagian dari ekosistem pertumbuhan ekonomi,” tambahnya.

Menutup sambutannya, Rektor UNTAN menegaskan bahwa kebijakan Diktisaintek Berdampak dan visi University 4.0 hanya akan bermakna jika didukung oleh sinergi antara perguruan tinggi, pemerintah, industri, masyarakat, dan alumni. Ia pun mengajak seluruh pihak untuk terus berkolaborasi membangun pendidikan tinggi yang berdampak dan berdaya saing global.

Pada kesempatan tersebut, UNTAN juga menyampaikan terima kasih kepada para orang tua wisudawan atas kepercayaan yang diberikan kepada UNTAN sebagai institusi pendidikan tinggi. Rektor turut menyampaikan permohonan maaf apabila selama proses pendidikan masih terdapat kekurangan dalam layanan akademik yang dirasakan oleh mahasiswa dan keluarga.

Wisuda Periode II Tahun Akademik 2025/2026 ini menjadi momentum penting bagi UNTAN untuk meneguhkan peran strategisnya dalam mencetak lulusan yang tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga siap berkontribusi nyata bagi masyarakat, daerah, dan bangsa.