Thetanjungpuratimes.com

Dosen FK UNTAN Gelar Pengabdian Masyarakat Bantuan Hidup Dasar Kasus Tenggelam di Puskesmas Sungai Kakap

Fakultas Kedokteran Universitas Tanjungpura kembali melaksanakan kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) sebagai bagian dari Tri Dharma Perguruan Tinggi. Kegiatan ini berlangsung pada Sabtu, 20 September 2025, di Aula Puskesmas Sungai Kakap, Kabupaten Kubu Raya, dengan jumlah peserta sebanyak 86 orang yang terdiri atas tenaga kesehatan, kader puskesmas, dan sopir ambulans.

Kegiatan ini mengusung tema “Edukasi dan Simulasi Bantuan Hidup Dasar (BHD) pada Kasus Tenggelam untuk Kader dan Tenaga Kesehatan Puskesmas Sungai Kakap”. Narasumber utama adalah dr. Poppy N. M., M.Ked, SpAn-TI, Subsp M.N.(K), seorang dokter spesialis anestesiologi dan terapi intensif yang memiliki keahlian di bidang manajemen kegawatdaruratan medis. Melalui kegiatan ini, peserta diberikan pengetahuan dan keterampilan praktis dalam melakukan penanganan awal terhadap korban tenggelam, termasuk teknik resusitasi jantung paru (RJP) dan tata laksana pertolongan di lapangan.

Dalam sesi praktik, peserta dibagi ke dalam beberapa kelompok untuk melakukan simulasi langsung menggunakan manekin resusitasi. Para peserta terlihat sangat antusias mengikuti setiap tahapan, mulai dari pengenalan tanda-tanda henti napas dan henti jantung,  teknik kompresi dada yang benar, hingga penggunaan alat bantu napas sederhana. Kegiatan ini tidak hanya meningkatkan kesiapsiagaan tenaga kesehatan dan kader puskesmas, tetapi juga memperkuat koordinasi antarpetugas dalam menghadapi situasi darurat di wilayah kerja Puskesmas Sungai Kakap.

Kepala Puskesmas Sungai Kakap menyampaikan apresiasinya atas terselenggaranya kegiatan ini dan berharap kerja sama dengan Fakultas Kedokteran Universitas Tanjungpura dapat terus berlanjut. Sementara itu, tim dosen PkM menegaskan bahwa kegiatan semacam ini akan terus dikembangkan untuk meningkatkan kapasitas masyarakat dan tenaga kesehatan dalam penanganan kegawatdaruratan medis, khususnya kasus tenggelam yang kerap terjadi di daerah perairan Kubu Raya.