Thetanjungpuratimes.com

Tiga Program Studi UNTAN Jalani Visitasi Akreditasi Internasional ASIIN Jerman, Perkuat Daya Saing Global

Rektor Universitas Tanjungpura (UNTAN), Prof. Dr. Garuda Wiko, M.Si, menyambut secara langsung kedatangan tim asesor akreditasi internasional ASIIN (Akreditierungsagentur für Studiengänge der Ingenieurwissenschaften, der Informatik, der Naturwissenschaften dan der Mathematik) dalam rangkaian visitasi akreditasi internasional yang berlangsung selama 14–15 Januari 2026 di lingkungan Universitas Tanjungpura.

Dalam penyambutan tersebut, Rektor memperkenalkan jajaran pimpinan universitas yang hadir serta menyampaikan komitmen UNTAN dalam mengembangkan pendidikan tinggi yang berorientasi global dan berstandar internasional. Kehadiran tim asesor ASIIN menjadi momentum strategis bagi UNTAN untuk terus memperkuat mutu akademik dan sistem penjaminan kualitas.

Kehadiran tim asesor ASIIN menjadi momentum strategis bagi UNTAN untuk terus memperkuat mutu akademik dan sistem penjaminan kualitas.Visitasi ini dilaksanakan terhadap Program Studi Pendidikan Biologi Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) serta Program Studi Biologi dan Kimia Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam (FMIPA). Proses visitasi menjadi bagian penting dalam upaya UNTAN memperkuat sistem penjaminan mutu dan meningkatkan daya saing lulusan di tingkat global.

“Berlandaskan visi Universitas Tanjungpura sebagai pusat pelestarian dan pengembangan informasi ilmiah di Kalimantan Barat, UNTAN terus bergerak maju sebagai institusi yang diakui secara global, dengan tetap berakar pada nilai-nilai Indonesia dan semangat kebersamaan,” ujar Rektor.

ASIIN merupakan lembaga akreditasi internasional yang fokus pada disiplin ilmu rekayasa, informatika, matematika, ilmu alam, pertanian, dan biologi, dengan standar penilaian yang menekankan pada kualitas kurikulum, capaian pembelajaran, kompetensi lulusan, keterkaitan dengan dunia kerja, serta sistem penjaminan mutu berkelanjutan. Akreditasi ASIIN menjadi salah satu rujukan penting bagi pengakuan internasional program studi, khususnya di Eropa dan kawasan global.

Tim asesor ASIIN yang melakukan penilaian terdiri atas para pakar internasional, yaitu:

  1. Prof. Dr. Tilman Achstetter, expert dari University of Applied Sciences Bremen, Jerman
  2. Assoc. Prof. Dr. Shakinaz Desa, expert dari University Pendidikan Sultan Idris Perak, Malaysia
  3. Dr. Thomas Steinbrecher, expert dari Bildungswerk Nordostchemie Berlin, Jerman
  4. D’April Sabriantie Mulus, M.Sc, expert dari Universitas Padjadjaran, Indonesia
  5. Rainer Arnold, Dipl. Phys, ASIIN Senior Project Manager

Pada hari pertama, tim asesor ASIIN melakukan pendalaman dokumen akademik yang mencakup kurikulum berbasis capaian pembelajaran, sistem penjaminan mutu internal, tata kelola program studi, serta keterkaitan antara proses pembelajaran dengan profil lulusan dan kebutuhan pemangku kepentingan.

Kegiatan dilanjutkan dengan diskusi dan wawancara terfokus bersama pengelola program studi, dosen, mahasiswa, serta alumni. Sesi ini bertujuan untuk memverifikasi kesesuaian antara Laporan Evaluasi Diri dengan implementasi di lapangan, sekaligus menggali praktik baik dalam pelaksanaan pembelajaran, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat.

Pada hari Kedua, Tim asesor akreditasi internasional ASIIN (Akreditierungsagentur für Studiengänge der Ingenieurwissenschaften, der Informatik, der Naturwissenschaften und der Mathematik) melakukan peninjauan langsung terhadap sarana dan prasarana pendukung pembelajaran di Universitas Tanjungpura (UNTAN) dalam rangkaian visitasi akreditasi internasional.

Peninjauan ini mencakup berbagai fasilitas laboratorium, peralatan eksperimen, serta lingkungan akademik yang digunakan oleh Program Studi Pendidikan Biologi Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) serta Program Studi Biologi dan Kimia Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam (FMIPA).

Dalam kegiatan tersebut, tim penilai berkeliling meninjau laboratorium pembelajaran dan penelitian, ruang praktikum, serta fasilitas pendukung lainnya untuk memastikan kesesuaian antara dokumen akademik dengan implementasi nyata di lapangan. Asesor juga melakukan dialog langsung dengan pengelola laboratorium dan dosen guna memperoleh gambaran menyeluruh mengenai pemanfaatan sarana, pemeliharaan peralatan, serta dukungan fasilitas terhadap capaian pembelajaran mahasiswa.

Peninjauan sarana dan prasarana ini menjadi bagian penting dalam proses akreditasi ASIIN, mengingat standar internasional menekankan ketersediaan fasilitas yang memadai, aman, dan relevan dengan perkembangan ilmu pengetahuan dan kebutuhan dunia kerja.

Melalui visitasi Akreditasi Internasional ASIIN ini, UNTAN menegaskan keseriusannya dalam memperkuat pengakuan internasional program studi, sekaligus mendukung capaian Indikator Kinerja Utama (IKU) Kemdiktisaintek Berdampak, khususnya pada penguatan talenta unggul melalui peningkatan kualitas ekosistem akademik dan akreditasi eksternal internasional (AEE).