Berita  

Dosen Farmasi Kedokteran UNTAN Ajari Santri Panti Asuhan Nur Fauzi Cara Membuat Sabun

Program Pengabdian Kepada Masyarakat mengenai “Peningkatan Pengetahuan Pembuatan Sabun Kepada Santri Panti Asuhan Nur Fauzi Melalui Bedah Buku Pembuatan Sabun” telah dilaksanakan 27 Agustus 2022. Kegiatan ini dilaksanakan secara langsung (offline) yang bertempat di Panti Asuhan Nur Fauzi Kota Pontianak dengan pihak yang terlibat yang terdiri atas panitia dan narasumber, pimpinan panti asuhan Nur Fauzi, dan anak -anak panti asuhan dengan total 40 orang. Acara diawali dengan pembukaan oleh MC, pembacaan ayat suci Al-Qur’an oleh salah satu mahasiswa, dilanjutkan dengan sambutan dari Ketua Tim Meri Ropiqa, M.Pharm.Sci., Apt. dan dilanjutkan dengan kata sambutan dari pimpinan Panti yaitu ibu Media Aprilianti. Beliau menyambut baik pelaksanaan kegiatan PKM yang merupakan kegiatan Dosen Farmasi UNTAN. Adanya PKM ini membantu dalam meningkatkan pengetahuan anak-anak panti mengenai pembuatan sabun, karena panti asuhan tersebut sudah mampu memproduksi sabun cair cuci piring, namun mereka kurang memiliki pengetahuan mengenai jenis bahan dan fungsi bahan yang digunakan dalam pembuatan sabun, serta metode-metode yang digunakan dalam pembuatan sabun. Pimpinan panti asuhan berharap kegiatan ini  dapat berlangsung tidak hanya sekali, namun dapat dilakukan untuk selanjutnya.

Setelah pembukaan kemudian peserta dipersilahkan mengerjakan pre-test selama 10 menit. Pertanyaan terdiri atas 10 soal pilihan ganda yang memuat materi tentang  pembuatan sabun. Dilanjutkan dengan materi  melalui bedah buku pembuatan sabun yang disampaikan oleh Ibu Meri Ropiqa, M.Pharm.Sci., Apt. Dalam penyampaiannya pemateri penyampaikan mengenai pengertian sabun, fungsi sabun, mekanisme kerja sabun sebagai pembersih, bahan-bahan pembuat sabun, serta metode pembuatan sabun.

Dalam menyampaikan materi narasumber juga menampilkan video mengenai mekanisme kerja sabun dalam membersihkan kotoran yang membuat peserta semakin tertarik untuk mendengarkan tentang materi tersebut. PKM yang dilakukan disambut antusias oleh pengurus dan anak-anak panti asuhan, hal tersebut nampak dengan adanya komunikasi yang interaktif mengenai pertanyaan-pertanyaan dari peserta mengenai bagimana cara kerja sabun, cara pembuatan sabun, serta bagaimana cara mencuci tangan yang baik dengan menggunakan sabun. Setelah selesai menjawab pertanyaan dari peserta, kemudian dilanjutkan dengan sesi kuis yaitu narasumber memberikan pertanyaan kepada peserta, dan bagi peserta yang bisa menjawab diberikan doorprize, peserta sangat bersemangat untuk dapat menjawab pertanyaan ini.

Kegiatan terakhir ialah post test oleh peserta. Post test merupakan tahapan akhir dalam rangkaian kegiatan ini, merupakan suatu bentuk evaluasi dalam memantau progres atau peningkatan pengetahuan suatu subjek dalam memahami masalah/kasus tertentu. Dalam hal ini, post test bermanfaat dalam menilai pemahaman peserta tentang pembuatan sabun, menjadi indikator apakah kegiatan ini diserap baik atau tidak oleh peserta. PKM yang dilaksanakan diharapkan dapat berkontribusi bagi panti asuhan Nur Fauzi. Kontribusi tersebut sejalan dengan visi misi FK Untan untuk memberikan kontribusi pada peningkatan kesehatan di daerah Kalbar.

Leave a Reply