Thetanjungpuratimes.com

Revolusi Pembelajaran : Dosen Prodi Pendidikan Bahasa Inggris Universitas PGRI Pontianak Ajak Guru SMP Negeri 17 Singkawang Optimalkan AI

Singkawang, 7 November 2025 – Program Studi Pendidikan Bahasa Inggris Fakultas Bahasa, Seni, dan Kejuruan Universitas PGRI Pontianak telah sukses menyelenggarakan kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) dengan judul “Pendampingan Guru dalam Mengoptimalkan AI untuk Pengembangan Materi dan Aktivitas Belajar yang Inovatif.” Kegiatan ini berlangsung pada Jum’at, 7 November 2025 di SMP Negeri 17 Singkawang dan dihadiri oleh sejumlah pihak terkait, termasuk Dekan Fakultas Bahasa, Seni, dan Kejuruan, Ketua Program Studi Pendidikan Bahasa Inggris, pengawas SMP Negeri 17 Singkawang, serta seluruh tim dosen Program Studi Pendidikan Bahasa Inggris dan para guru di lingkungan SMP Negeri 17 Singkawang. Kegiatan ini bertujuan untuk membekali para guru dengan pengetahuan dan keterampilan dalam memanfaatkan teknologi kecerdasan buatan (AI) dalam proses pembelajaran. Dalam era digital saat ini, integrasi teknologi menjadi perangkat penting yang dapat meningkatkan kualitas dan efektivitas pembelajaran di kelas.

Bapak Abdul Arif, Ph.D., dosen Program Studi Pendidikan Bahasa Inggris, berperan sebagai pemateri utama dalam kegiatan ini. Dalam presentasinya, beliau menjelaskan berbagai aplikasi AI yang dapat digunakan dalam pendidikan. Menurut beliau, pemanfaatan AI memungkinkan pengajaran yang lebih interaktif dan berbasis data, sehingga membantu siswa memahami materi dengan cara yang lebih menarik.

Kegiatan dimulai dengan pembukaan yang dihadiri oleh Dekan Fakultas, yang menekankan pentingnya kolaborasi antara universitas dan sekolah dalam meningkatkan kualitas pendidikan. Dalam sambutannya, beliau menyatakan harapan agar kegiatan ini dapat memberikan dampak positif bagi pengajaran di SMP Negeri 17 Singkawang. Selanjutnya, Bapak Abdul Arif memaparkan materi mengenai pengenalan AI dalam pendidikan serta aplikasi praktis yang dapat membantu guru dalam merancang materi ajar yang inovatif, termasuk alat untuk membuat kuis interaktif, penilaian otomatis, dan penggunaan chatbots dalam pembelajaran.

Setelah sesi pemaparan, kegiatan dilanjutkan dengan diskusi interaktif, di mana para guru diberikan kesempatan untuk mengajukan pertanyaan serta berbagi pengalaman mengenai tantangan yang mereka hadapi saat menerapkan teknologi dalam pengajaran di kelas. Diskusi ini berhasil membuka wawasan baru bagi peserta tentang penerapan teknologi dalam konteks pendidikan di sekolah mereka.

Di akhir kegiatan, Bapak Abdul Arif menekankan pentingnya kepercayaan diri para guru dalam menggunakan teknologi untuk mengoptimalkan proses pembelajaran. Kegiatan PKM ini ditutup dengan sesi foto bersama sebagai simbol kolaborasi antara universitas dan SMP Negeri 17 Singkawang. Diharapkan, melalui kegiatan ini, semangat inovasi dalam pembelajaran berbasis teknologi dapat terus berkembang di kalangan pendidik.

Melalui kegiatan ini, diharapkan terjalin hubungan yang lebih erat antara pendidikan tinggi dan sekolah-sekolah di sekitarnya, serta mendorong perkembangan pendidikan yang lebih baik di masa depan.