Untan  

Dosen FK UNTAN Adakan Edukasi Kontrol Tekanan Darah Untuk Memperingati Hari Hipertensi Sedunia

Pada hari Jumat (17/05/24) Dosen FK UNTAN mengadakan edukasi di Kota Pontianak. Kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) tersebut diketuai oleh dr. Syarifah Nurul Yanti R. S. A., M. Biomed dan tim dosen yaitu dr. Mistika Zakiah, M. Biomed dan dr. Ridha Ulfah, M. Epid dari prodi kedokteran dan dosen prodi keperawatan yaitu Ibu Triyana Harlia Putri, S. Kep., M. Kep serta empat mahasiswa kedokteran, yaitu Aura Qatrunnada, Rahmah Syaila Aulia, Dimas Moqtada Aji P dan Fahim Zuhudan. Kegiatan ini juga dihadiri oleh Kepala Puskesmas Kampung Dalam, yaitu Ibu Syarifah Latifah, SKM dan seluruh peserta Prolanis Puskesmas Kampung Dalam

Kegiatan dengan materi Edukasi Kontrol Tekanan Darah, Cara Penggunaan Obat Anti Hipertensi yang Benar dan Self-Management Pada Peserta Prolanis di Wilayah Kerja Puskesmas Kampung Dalam ini dilatarbelakangi oleh suatu penelitian yang menunjukkan bahwa tingkat hipertensi pasien berhubungan dengan kepatuhan minum obat yang dipengaruhi oleh tingkat pemahaman pasien mengenai hipertensi. Untuk meningkatkan pemahaman pasien mengenai hipertensi, peserta diberikan edukasi secara komprehensif mengenai pengenalan hipertensi, target terapi hipertensi, pengobatan hipertensi, dan komplikasi yang mungkin terjadi jika tekanan darah tidak terkontrol seperti kerusakan mata, penyakit jantung, stroke, penyakit ginjal, penyakit pembuluh darah, demensia, dan sebagainya.

Penyampaian materi pada kegiatan ini disampaikan oleh dr. Syarifah Nurul Yanti R. S. A., M. Biomed yang menekankan pada pentingnya kepatuhan minum obat dan menjaga tekanan darah tetap terkontrol. “Kami dosen Fakultas Kedokteran Universitas Tanjungpura mengadakan edukasi kontrol tekanan darah, cara menggunakan obat antihipertensi serta self management, dengan pengetahuan yang komprehensif ini dapat meningkatkan kepatuhan dan mencapai kontrol tekanan darah yang diharapkan pada penatalaksanaan pasien hipertensi” jelas dr. Syarifah. 

Untuk menilai adanya peningkatan pemahaman peserta mengenai hipertensi, peserta diberikan pre-test sebelum disampaikan materi dan post-test setelah materi selesai disampaikan oleh dr. Syarifah. Nantinya hasil dari kedua test tersebut akan diolah dan dijadikan bahan dalam penyusunan sebuah buku mengenai farmakoterapi obat antihipertensi.

Setelah diberikan post-test, dilakukan pemeriksaan tekanan darah kepada seluruh prolanis yang hadir untuk menyeleksi peserta dengan hipertensi. Peserta dengan tekanan darah normal diberikan edukasi pentingnya menjaga tekanan darah agar tidak menjadi hipertensi, sedangkan pada peserta hipertensi diberikan Buku Saku Kontrol Hipertensi dan pemeriksaan trigliserida, Low Density Lipoprotein (LDL), High Density Lipoprotein (HDL), serta pemeriksaan gula darah.

Buku Saku Kontrol Hipertensi yang diberikan berisi kuesioner tentang self-management, materi singkat mengenai hipertensi, komplikasi hipertensi, dan target pengobatan hipertensi. Selain itu, dalam buku ini juga terdapat tabel kontrol minum obat yang bertujuan untuk meningkatkan kedisiplinan peserta penderita hipertensi dalam mengkonsumsi obat antihipertensi untuk mengontrol tekanan darah sehingga dapat menghindari terjadinya komplikasi seperti yang sudah disebutkan di atas.

Kegiatan ini diikuti oleh peserta prolanis dengan antusias dan diharapkan dapat terus dilanjutkan untuk meningkatkan kesehatan di masyarakat khususnya mengenai hipertensi. Mengingat hipertensi mendapat julukan the silent killer, maka dari itu sangat penting untuk memberikan edukasi untuk mencegah hipertensi dan mengontrol tekanan darah sehingga dapat mengurangi angka kesakitan dan menurunkan angka kematian akibat komplikasi hipertensi.

Leave a Reply