Dosen FK Untan Beri Edukasi Cara Aman Tangani Bahan Infeksius
Kecelakaan kerja sering terjadi di laboratorium akibat kurangnya pengetahuan dan kesadaran dari para laboran maupun praktisi laboratorium. Tumpahan bahan infeksius yang tidak ditangani dengan benar dapat menjadi sumber penularan penyakit dan ancaman keselamatan kerja. Kesalahan prosedur dalam menangani limbah infeksius dan bahan berbahaya, berpotensi menimbulkan risiko paparan penyakit menular, baik bagi mahasiswa maupun staf laboratorium. Pentingnya melakukan dekontaminasi dan disinfeksi alat laboratorium setelah melakukan pemeriksaan di laboratorium juga perlu menjadi perhatian khusus bagi para praktisi di laboratorium. Edukasi yang sistematis dan praktis sangat diperlukan untuk mencegah kejadian yang membahayakan kesehatan. Sebagai bentuk tindak lanjut, maka pada Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) kali ini, tim dosen FK Untan memberikan edukasi mengenai penanganan tumpahan bahan infeksius serta dekontaminasi dan disinfeksi alat laboratorium di Politeknik Aisyiyah Pontianak (13/09/25)

Tim dosen FK Untan terdiri dari dr. Sari Rahmayanti, M. Biomed, dr. Delima Fajar Liana, Sp. MK, dr. Mardhia, dr. Desriani Lestari, M. Biomed., Sp.A dan dr. Ambar Rialita, Sp. DVE, FINSDV, FAADV. Sasaran dari kegiatan ini adalah mahasiswa Program Studi Teknik Laboratorium Medik dan Program Studi Sarjana Terapan dan Pendidikan Profesi Bidan di Politeknik Aisyiyah Pontianak. Kegiatan yang dilakukan diawali dengan pre-test, kemudian dilanjutkan dengan pemaparan materi oleh dr. Sari Rahmayanti, M. Biomed dan dr. Delima Fajar Liana, Sp. MK serta sesi tanya jawab. Saat sesi pemaparan materi, peserta menyimak materi dengan seksama dan sangat antusias mengajukan pertanyaan saat sesi tanya jawab.
Penyuluhan ini memberikan dampak positif bagi mahasiswa, yaitu meningkatkan pengetahuan mengenai penanganan tumpahan bahan infeksius dan bagaimana cara melakukan dekontaminasi serta disinfeksi alat-alat laboratorium agar tidak terjadi kecelakaan kerja yang tidak diinginkan. Testimoni dari beberapa peserta menunjukkan respon yang sangat baik terhadap kegiatan ini.


