Berita  

Jurusan keperawatan Untan: Cegah Pernikahan Dini Melalui Edukasi Kesehatan Reproduksi

Jurusan keperawatan Untan cegah pernikahan dini melalui edukasi kesehatan reproduksi

Pernikahan dini merupakan salah satu masalah yang masih marak terjadi hingga sekarang. Komnas Perempuan mencatat sepanjang tahun 2021, ada 59.709 kasus pernikahan dini yang diberikan dispensasi oleh pengadilan. Tingginya permintaan dispensasi nikah menurut data Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN), 80% di antaranya karena hamil di luar nikah.

Dampak dari pernikahan dini ini menurut Kemenkes RI (2022) adalah dapat menyebabkan anak lahir premature maupun cacat, kondisi mental yang belum siap yang berpengaruh pada hubungan suami istri, dan dampak paling mematikan adalah angka kematian ibu dan anak meningkat. Kasus inilah yang memotivasi bagi Jurusan Keperawatan FK UNTAN untuk memberikan edukasi bagi masyarakat sekitar Kalimantan Barat, pada kegiatan ini Jurusan Keperawatan melaksanakan edukasi mengenai pencegahan Pernikahan dini pada hari Senin, 20 Maret 2023 di SMPN 5 Pontianak Barat. Kegiatan ini memiliki sasaran anak SMP yang mengusung tema CEGAH PERNIKAHAN DINI.

Kegiatan yang diikuti 32 siswa SMP kelas 7 dan 8 memiliki tujuan untuk memberikan edukasi pada anak-anak untuk menyadari bahwa pernikahan dini memiliki dampak yang buruk bagi masa depan. Kegiatan ini merupakan kegiatan pengabdian kepada masyarakat yang diketuai oleh Ns. Fitri Fujiana, M.Kep.,Sp.Kep.Mat dan juga melibatkan dosen Keperawatan yakni Ns. Triayana Herlia Putri, M.Kep serta tiga orang mahasiswa keperawatan, Nadya Eulalia, Virgilius Phasacola Tiko Kafaso, dan Laura Mexsita.
Sebelum memberikan edukasi tentang pencegahan pernikahan dini anak-anak diberikan pengenalan terlebih dahulu, hal ini diharapkan mampu menambah pengetahuan dan pemahaman dasar bagi anak.

Leave a Reply