PKM Dosen Farmasi: Edukasi Keamanan Penggunaan Obat Sirup bagi Kader Puskesmas Alianyang Pontianak

Penyampaian materi oleh Bapak Shoma Rizkifani, M. Sc., Apt.
                                                                                                      Media edukasi Standing banner

Pada tahun 2022, Indonesia digemparkan dengan kasus gagal ginjal akut yang ditemukan pada anak-anak yang disebabkan adanya cemaran etilen glikol dan dietilen glikol pada sediaan sirup obat untuk anak-anak. Kementerian Kesehatan mencatat terdapat 241 anak menderita gangguan ginjal di Indonesian dimana 133 diantaranya meninggal. Meskipun pemerintah melalui BPOM (Badan Pengawasan Obat dan Makanan) telah menangani dan menindak lanjutin kejadian tersebut, tetapi hal ini tetap menimbulkan keresahan pada masyarakat dimana adanya ketakutan dan keraguan mengkonsumsi sediaan sirup untuk anak-anak. Fenomena tersebut melatarbelakangi tim pengabdian kepada masyarakat (PKM) dosen jurusan Farmasi Universitas Tanjungpura untuk melakukan PKM tentang edukasi keamanan dalam penggunaan obat sirup bagi kader puskesmas Alianyang di Kota Pontianak. Tim PKM ini diketuai oleh Bapak Shoma Rizkifani, M. Sc., apt., beserta anggota yang terdiri dari Dr. Siti Nani Nurbaeti, M. Si., Apt., Dr. Hj. Sri Wahdaningsih, M. Sc., Apt., serta Meri Ropiqa, M. Pharm., Sci., Apt. selain dosen, PKM ini dibantu oleh mahasiswa jurusan Farmasi Fakultas Kedokteran UNTAN yaitu Risa Indriyani dan M. Rafly Agustriangga.

Kegiatan pengabdian ini dilaksanakan pada hari sabtu tanggal 20 Mei 2023, dengan sasaran peserta kader puskesmas Alianyang Kota Pontianak. Adapun tujuan dari kegiatan ini adalah untuk meningkatkan pengetahuan kader tentang keamanan penggunaan obat dalam sediaan sirup, sehingga kader dapat menjadi perantara untuk mengedukasi ke masyarakat tentang keamanan penggunaan sirup. Dalam pelaksanaanya kegiatan ini dihadiri oleh 53 peserta dengan diawali kegiatan senam pagi dan dilanjutkan dengan pre test, pemaparan materi, post test dan pembahasan serta evaluasi kegiatan berupa kuesioner. Materi edukasi disampaikan oleh ketua PKM yaitu  Bapak Shoma Rizkifani, M. Sc., Apt. Dalam pemaparannya terjadi interaksi dan antusias yang tinggi dari para kader.

Materi yang disampaikan tidak hanya dikemas menarik dengan presentasi, namun melalui media edukasi lainnya seperti standing banner dan video.

                                                                                                                                               Media Edukasi Video

Secara keseluruhan acara berjalan dengan baik, dan memberikan dampak positif bagi kader, hal ini terlihat dari peningkatan pengetahuan berdasarkan pre dan post test.

Foto : Dosen Farmasi UNTAN bersama Tim Puskesmas Alianyang dan Tim Prolanis

Leave a Reply