Untan  

Ubah Data Jadi Informasi, Program Studi Statistika FMIPA Universitas Tanjungpura Adakan Pelatihan Structural Equation Modelling

Dalam rangka perwujudan salah satu bagian Tri Dharma Perguruan Tinggi, tim dosen Program Studi Statistika Universitas Tanjungpura mengadakan kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) dengan mengusung tema “Pelatihan Structural Equation Modelling (SEM)”. Peserta pada kegiatan ini adalah fungsional Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Kalimantan Barat (Kal-Bar). Kegiatan PKM ini bertempat di Ruang Vicon kantor BPS Provinsi Kal-Bar yang berlokasi di Jl. Sutan Syahrir No.24/42 pada hari Senin, 14 Agustus 2023 yang dihadiri oleh 32 fungsional BPS Kubu Raya dan Kota Pontianak yang tergabung dalam sejumlah Satker, seperti Satker Integrasi Pengolahan Data, Satker Diseminasi Layanan Statistik, Satker Analisis, Satker Neraca, Satker Pojok Statistik, dan Satker Kesejahteraan rakyat dan ketahanan sosial. 

Kegiatan ini tidak hanya didukung oleh tim PKM dosen PS Statistika Universitas Tanjungpura (UNTAN) dan peserta pelatihan, tetapi juga melibatkan sejumlah mahasiswa. Melalui kegiatan PKM ini, diharapkan dapat menjadi wadah dilakukannya sharing ilmu yang kedepannya diharapkan dapat dimanfaatkan untuk kepentingan masyarakat maupun kalangan tertentu.

Kegiatan diawali dengan penyampaian kata sambutan oleh Ketua Program Studi Statistika Universitas Tanjungpura oleh Ibu Naomi Nessyana Debataraja, M.Si dan plt Kepala BPS Provinsi Kalimantan Barat, Bapak Firmansyah, SE, M.M. Kemudian, dilanjutkan dengan pemaparan materi mengenai Structural Equation Modeling (SEM) oleh dua narasumber, Ibu Wirda Andani, M.Si dan Bapak Ray Tamtama, M.Si.

Pada pelatihan ini, materi SEM yang diberikan diantaranya berupa penjelasan terkait tombol toolbar pada software terkait SEM, standardized regression weight, penghitungan nilai Average Variance Extracted (AVE), penghitungan nilai Construct Reliability, serta Uji Kebaikan Model SEM. Para peserta pelatihan juga diberikan latihan untuk mengolah data dengan SEM.

Untuk mengetahui tingkat kemampuan awal peserta, kegiatan diawali dengan memberikan pretest kepada peserta. Kemudian, setelah pelatihan, para peserta pelatihan diberikan posttest untuk mengukur pemahaman peserta  terhadap materi pelatihan yang telah diberikan.

Selain itu, dilakukan juga survei kepada seluruh peserta sebagai evaluasi kegiatan dengan meminta tanggapan, saran serta masukan. 

Berdasarkan hasil survei, secara keseluruhan peserta pelatihan merasa puas mengikuti pelatihan. Sebagian besar peserta pelatihan juga menginginkan agar kegiatan pelatihan ini dilaksanakan secara berkelanjutan di BPS.

Leave a Reply